633 Cash - Beberapa yang sudah sangat terkenal
antara lain Pantai Losari, Fort Rotterdam hingga Taman Nasional
Bantimurung-Bulusaraung.
Namun selain tempat-tempat wisata yang menarik,
ternyata di Sulsel juga ada lho sebuah kampung yang terkenal lantaran kisah mistisnya.
Adalah Kampung Setan. Dari namanya saja
sudah sangat menyeramkan ya? Kampung ini berada di Kelurahan Alehanuae,
Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Tak diketahui pasti asal muasalnya, mengapa kampung ini diberi nama Kampung Setan. Namun ada berbagai cerita mistis yang berkembang di masyarakat seputar kampung tersebut.
Konon, sekitar 35 tahun yang lalu, ada
salah seorang anak kecil yang bermama Asbar tinggal bersama neneknya di
Kampung Setan kurang lebih selama 2 tahun. Saat itu banyak kejadian
mistis yang cukup mengundang adrenalin dirasakan oleh Asbar, hanya saja
ia tak pernah bercerita kepada neneknya karena ia belum mengerti arti
dari kejadian mistis tersebut.
Saat dewasa,
Asbar bercerita bahwa pernah pada suatu malam hari bersama kakak sepupu
dan anak-anak kampung setempat ia pergi keluar rumah untuk mencari buah
mangga yang sudah masak. Karena kebetulan pada saat itu sedang musim
mangga, dan sesuai dengan kebiasaan anak-anak setempat, mereka sering
mencari buah mangga yang jatuh pada malam hari.
" Saya masih ingat betul pada saat itu.
Saat malam semakin larut, teman-teman dan kakak sepupu saya sudah
tertidur di bawah pohon mangga. Hanya saya saja yang belum bisa
memejamkan mata, entah kenapa
saya juga tak tahu sebabnya. Saat itu tiba-tiba terdengar suara mangga
jatuh ke semak-semak, saya pun langsung berlari dan menghampiri suara
itu sambil membawa obor. Tak selang beberapa lama saya menemukan buah
mangga itu tepat di depan saya," cerita Asbar.
" Ketika saya ambil, saya sangat kaget karena ternyata itu bukan buah mangga yang saya kira, melainkan potongan kepala
manusia kerdil. Saat itu saya terus memandanginya, dan dia juga
tersenyum dengan tatapan mata yang tajam. Saat itu juga saya terdiam
seribu bahasa, saya tidak bisa bergerak. Tubuh saya terasa kaku
melihatnya," lanjutnya.

0 comments:
Post a Comment