633 Cash - Belasan tahun
bergelut di dunia traveling, membuat El Hadad dan El Kasaas (Ele) Tour
paham mengenai destinasi wisata religi yang disukai masyarakat Indonesia
pada umumnya. Berbagai tempat yang kental dengan nuansa keagamaan,
menjadi tujuan wisata masyarakat Indonesia setelah melakukan ibadah
umrah.
" Kami travel agensi haji
dan umrah plus, dengan menambahkan Kairo sebagai tujuan wisata religi.
Jadi orang-orang yang umrah bisa merasakan pengalaman spiritual langsung
dengan mengunjungi sejarah Islam," tutur Maria Goretti Limi sebagai pemilik Ele Tour
Ele menawarkan paket menarik dengan napak tilas ke bumi para nabi,
sehingga para wisatawan akan dibawa ke berbagai peninggalan sejarah
Islam di Timur Tengah. Beberapa tempat yang masuk dalam pilihan
misalnya, sungai Nil, Universitas Al Azhar, Alexandria, Sharm El Sheikh,
Gunung Sinai dan Masjid Al Aqsa.
" Nanti kami akan ajak mendaki Gunung Sinai yaitu tempat Nabi Musa mendapatkan wahyu kitab Taurat. Setelah itu ke Palestina, Bethlehem di mana Nabi Isa dilahirkan," lanjut Limi.
Para wisatawan benar-benar disuguhkan
pengalaman religi yang luar biasa. Melalui aliran sungai Nil, para
wisatawan akan diajak kembali pada sejarah Nabi Musa yang pernah
dihanyutkan di sungai itu. Dilanjutkan dengan perjalanan melewati laut
merah yang banyak disebutkan dalam ayat-ayat Alquran.
" Setelah itu tiga jam dari Kairo ke
puing-puing perpustakan terbesar di Alexandria yang pernah dibakar.
Kemudian berhenti di Sharm El Sheikh yang menawarkan keindahan
pantai-pantainya. Sedikit seperti di Bali ya tapi beda culture-nya," ungkap Limi saat ditemui di TTC.
Kunjungan akan diakhiri dengan menginap
di St. Chaterine sebuah kota yang terletak di kaki Gunung Sinai. Dengan
menaiki unta selama dua jam, ditambah dengan perjalanan kaki selama
satu setengah jam, para wisatawan akan diajak mendaki Gunung Sinai.
" Di tempat ini, dulu Nabi Musa berbicara dengan Allah untuk mendapatkan wahyu. Jadi para customer kita akan diajak melakukan perjalanan spritual yang susah jadi terbayang bagaimana susahnya kisah nabi-nabi dulu," tambah Limi menutup pembicaraan.

0 comments:
Post a Comment