633 Cash - Mar Sem Fim, yang dalam Bahasa Inggris berarti 'Endless Sea'
adalah sebuah kapal pesiar Brasil yang terdampar, tenggelam dan
kemudian membeku menjadi es di wilayah Maxwell Bay of Ardley Cove,
Antartika, sekitar 1.200 kilometer ujung selatan dari Amerika Selatan,
pada 7 April 2012.
Yacht tersebut milik jurnalis
sekaligus pengusaha, Joao Lara Mesquita, yang diawaki 4 orang kru. Kala
itu mereka bermaksud melakukan syuting film dokumenter di lepas pantai
Antartika. Namun nahas, kapal itu terbalik. Salah seorang kru
menceritakan tiupan angin kencang berkecepatan 100 kilometer per jam telah melemparkan Mar Sem Fim.
Ketika kapal terjebak dalam es, para
kru kemudian meminta bantuan melalui radio pada Angkatan Laut Chili di
Bahia Fildes, Antartika. Keempat peneliti yang ada dalam yacht tersebut akhirnya bisa diselamatkan, meski proses evakuasi harus tertunda hingga dua hari lamanya akibat cuaca buruk.
Joao Lara Mesquita, yang juga ada dalam yacht tersebut, menulis dalam blog-nya:
" Kemudian, saat angin kencang dan
gelombang tinggi, kapal Frei datang kepada kami. Evakuasi kami
berlangsung epik. Gelombang lebih dari 1,5 meter dan angin lebih dari 40
knot membuat perahu melompat dari satu sisi ke sisi lain, seperti kuda
liar. Ketika tim penyelamat sudah dekat, kami masing-masing melemparkan
diri ke kapal Angkatan Laut Chili. Untungnya semua berjalan dengan
aman."
Nahas bagi Mar Sem Fim. Kapal itu tak
bisa diselamatkan. Terlempar, tenggelam dan kemudian membeku di dalam
air. Kini, yacht itu terbentang sekitar 30 kaki di bawah laut. Setelah
satu tahun berlalu, pada 2013 silam, penampakan Mar Sem Fim mulai dapat dilihat dari permukaan pantai.
Bangkai kapal pesiar itu kini meninggalkan kesan misterius di Laut Antartika. Bahkan Mar Sem Fim dijuluki sebagai kapal hantu.
Rencananya, sisa-sisa kapal yang diasuransikan hingga senilai $700.000
akan diangkat untuk diperbaiki. Namun hal tersebut belum dilakukan
sampai sekarang.

0 comments:
Post a Comment