Saturday, July 14, 2018

Misteri Gunung Lawu, Gunung Paling Angker di Pulau Jawa

633 Cash - Gunung Lawu terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung tertinggi ke-76 di dunia ini memiliki ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut. Banyak pendaki yang tertantang untuk menaklukkan gunung ini.

www.633cash.com
Meskipun ada banyak cerita misteri Gunung Lawu yang ditakuti oleh para pendaki tersebut.
Sebelum Bacaterus membahas misteri Gunung Lawu yang sarat dengan unsur mistis, Anda perlu mengetahui bahwa Gunung Lawu merupakan tempat menyepinya Prabu Bhrawijaya V, raja terakhir di Kerajaan Majapahit. Sang prabu memilih Gunung Lawu sebagai tempat menyendiri lantaran salah satu anaknya, Raden Fatah, memilih untuk memeluk agama Islam. Sementara itu, Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Budha.
Ketika kejayaan Kerajaan Majapahit mulai meredup, Raden Fatah mendirikan Kerajaan Demak yang berpusat di Glagah Wangi, yang sekarang dikenal sebagai Alun-Alun Demak. Kenyataan ini merisaukan hati sang raja dan ia bersemedi.
Dalam semedinya, beliau mendapatkan petunjuk bahwa masa kejayaan Majapahit akan berakhir dan Kerajaan Demak semakin berjaya. Akhirnya, Prabu Bhrawijaya V memutuskan untuk meninggalkan Kerajaan Majapahit dan pergi menyendiri di Gunung Lawu.Di Hargo Dalem yang merupakan salah satu Puncak Lawu terdapat sebuah makam kuno yang dipercaya sebagai petilasan Prabu Bhrawijaya V. Di tempat inilah masyarakat setempat percaya bahwa raja terakhir Kerajaan Majapahit itu mencapai kesempurnaan.
Salah satu misteri Gunung Lawu yang ditakuti oleh para pendaki adalah kemunculan Macan Lawu, sosok berupa harimau yang dipercaya sebagai sosok gaib penunggu gunung ini. Biasanya, kehadiran Macan Lawu ini merupakan sebuah pertanda buruk, tapi terkadang dianggap juga sebagai pertanda baik bagi orang-orang yang mencari “ilmu” di gunung ini.
Banyak pendaki atau masyarakat setempat yang sering melihat penampakan Macan Lawu ini di tempat-tempat yang dikeramatkan. Selain itu, kehadiran Macan Lawu biasanya akan diiringi dengan peristiwa yang mengerikan, seperti penemuan mayat yang mungkin sudah hilang selama berhari-hari di Gunung Lawu.
Setiap malam satu suro, banyak orang yang berbondong-bondong menuju Gunung Lawu untuk bertapa atau melakukan ritual. Hal yang diminta pun bermacam-macam, mulai dari minta kesaktian, kekayaan, sampai dengan jodoh. Pertanda apabila permintaan tersebut dikabulkan ditandai dengan penampakan sosok manusia berbulu loreng yang mirip dengan macan.
Jalur Candi Cetho cenderung dihindari oleh para pendaki. Mereka lebih memilih untuk melewati Cemoro Kandang atau Cemoro Sewu. Jarak bukanlah satu-satunya alasan yang membuat para pendaki menghindari Jalur Candi Cetho. Alasan lain yang membuat para pendaki enggan melintasi jalur ini adalah keberadaan pasar setan di jalur Candi Cetho.
Misteri Gunung Lawu seputar pasar setan ini memang yang paling terkenal. Ada sebuah lahan tanah di lereng Gunung Lawu ketika Anda melintas jalur Candi Cetho. Apabila Anda melintasi lahan ini pada malam hari sering terdengar suara-suara keramaian seperti pasar. Padahal, tidak ada siapa pun di sana dan hanya ada Anda berserta dengan rombongan Anda.


Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola
 

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment