633 Cash - Terletak di dekat
gerbang Kota Dubrovnik, Kroasia, Desa Kupari merupakan saksi bisu dari
perang kemerdekaan Kroasia pada tahun 1991-1995. Apabila dilihat dari
atas, kamu dapat melihat lokasi jatuhnya bom beserta bangunan yang telah
hancur.
Seperti dilansir dari Kabarberita,
awalnya Kupari terkenal sebagai lokasi wisata karena hotelnya. Desa
tersebut pertama kali menerima turis ketika seorang investor asal Ceko
membangun Grand Hotel di tepi pantai.
Pada tahun 1980, ada lima hotel baru yang dibangun di Kupari. Sekitar 2.000 kasur disediakan untuk para tentara beserta keluarga yang ingin berlibur. Seluruh hotel terletak di tepi pantai dengan lingkungan khas dataran Mediterania.
Perkemahan militer terletak di sekitar
area perhotelan, dilengkapi dengan gedung administrasi, klinik dan
gudang alat tempur. Di bawah tanah juga tersembunyi ruangan rahasia
untuk mengadakan pertemuan dari para petinggi negara.
Peperangan pun pecah pada tahun 1991
ketika tentara Yugoslavia menghancurleburkan seluruh Kota Dubrovnik.
Pelegrin yang merupakan hotel terbesar di Kupari habis dilahap si jago
merah. Interiornya porak poranda dan seluruh perabotnya dirampas oleh
tentara musuh.
Setelah itu, Kota Dubrovnik memang telah dibangun kembali. Namun Kupari dibiarkan terbengkalai dan ditutup secara permanen.
Hingga akhir tahun lalu, pusat militer
tersebut disewa untuk sebuah pesta privat. Rencananya, seluruh hotel di
Kupari akan dibangun kembali menjadi sebuah hotel bintang lima di waktu yang akan datang.

0 comments:
Post a Comment