Monday, July 23, 2018

Ternyata Pajak sudah ada di zaman Romawi kuno

633 Cash - Sejarahnya dari dulu memang kurang lebih demikian. Rakyat memberi pajak kepada pihak penguasa. Dia bisa pemerintah, atau pihak yang menjajahnya.

www.633cash.com
Padahal pajak sebenarnya bukan cuma persoalan kekuasaan.
Sejak zaman Mesir Kuno, tepatnya masa pemerintahan Firaun, pajak sudah dikenakan terhadap komoditas perdagangan, seperti minyak goreng.
Petugas pajak yang disebut scribes tidak segan-segan untuk melakukan audit ke rumah tangga untuk memeriksa konsumsi minyak goreng per keluarga.
Sementara pada zaman Yunani, pajak sudah diberlakukan kepada orang asing untuk membiayai perang.
Tarifnya satu drachma (mata uang Yunani kala itu) untuk pria, serta setengah drachma untuk wanita.
Bentuk-bentuk pajak seperti yang kita kenal sekarang, sudah mulai dikenal pada masa Kekaisaran Romawi.
Awalnya pajak menyasar perdagangan ekspor-impor yang disebut portoria.
Lambat laun, objek pajak semakin bervariasi seperti harta warisan, pajak penjualan, pajak budak, dan sebagainya. Tarifnya berkisar antara satu sampai lima persen.
Selain digunakan untuk menjalankan roda pemerintahan serta angkatan bersenjata, hasil pajak juga dipakai antara lain untuk membayar pensiun para tentara.
Kekaisaran Romawi selaku pemerintah pusat, mengangkat pejabat penarik pajak di daerah kekuasaannya.
Mereka berasal dari penduduk setempat untuk mengurus pajak dan menyetorkannya.
Karena pekerjaannya itulah, para penarik pajak ini biasanya bukan orang yang disukai oleh masyarakat setempat.
Salah satunya kisah tentang Santo Matius, salah satu murid Yesus, yang dulunya berprofesi sebagai penarik cukai di Kapernaum pada masa Kaisar Agustus.
Ketidaksukaan terhadap pajak, bisa berlanjut pada pembangkangan. Di tahun 60 SM, Ratu Boadicea, dari Anglia Timur (sekarang bagian dari Inggris) sudah menolak membayar pajak kepada Romawi.
Akibatnya pemerintah pusat mengirim ratusan ribu tentara hingga mengakibatkan 80.000 orang terbunuh.


Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola
 

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment