633 Cash - Gunung yang dulunya bernama Wukir Mahendra ini merupakan gunung tertua di Pulau Jawa dan termasuk dalam salah satu gunung purba.
Segudang keunikan dimiliki gunung yang
satu ini. Karena itu, banyak pendaki tertarik untuk menaklukkannya. Di
kawasan gunung ini terdapat flora dan fauna langka seperti cemara
gunung, Edelweis, harimau dan elang Jawa.
Bisa dikatakan, Gunung Lawu merupakan
salah satu favorit para pendaki. Pendakian ke gunung ini biasanya
ditempuh dari Cemorokandang di Tawangmangu, Jawa Tengah; Cemorosewu di
Sarangan, Jawa Timur; dan jalur Candi Cetho.
Nah, di balik segala daya tariknya, Gunung Lawu ternyata menyimpan sebuah misteri mengenai keberadaan 'Pasar Setan'. Ya, konon para pendaki Gunung yang melewati jalur pendakian Candi Cetho kerap melihat penampakan 'Pasar Setan' (Pasar Bubrah).
Jalur ini boleh dikatakan favorit para
pendaki karena bisa menikmati sensasi turunnya kabut tebal secara
perlahan. Meski begitu, jalur ini juga menjadi jalur yang paling
ditakuti alias angker dibandingkan dua jalur lainnya.
Medannya sulit, didominasi tanjakan
terjal serta jurang yang cukup dalam. Ditambah lagi, jalur ini dipercaya
sebagai jalur perlintasan ke alam gaib. Banyak pendaki yang dihadapkan pada hal-hal aneh ketika melewati jalur ini.
Terlebih ketika melewati sebuah lokasi
yang disebut sebagai 'Pasar Setan'. Bagi yang sudah pernah mendaki
Gunung Lawu, pasti tak asing dengan nama 'Pasar Setan'.
Lokasi tersebut berupa sebuah lahan di lereng Gunung Lawu yang penuh dengan ilalang dan angin
yang berhembus cukup kencang. Konon, ketika melewati lokasi tersebut,
para pendaki sering mendengar suara bising layaknya sebuah pasar. Ada
suara yang seolah menawari untuk belanja.
Sebagian pendaki percaya, ketika
mendengar suara tersebut, mereka harus membuang apa saja di lokasi
'Pasar Setan' layaknya melakukan transaksi jual beli di pasar. Dan
hingga saat ini cerita tentang Pasar Setan di Gunung Lawu masih menjadi misteri gaib yang tak terpecahkan.

0 comments:
Post a Comment