Tuesday, July 10, 2018

Petualangan Mistis Para Pemburu Tempat Angker di Semarang

633 Cash - Hobi memang aneh. Salah satu ragam hobi 'gokil' adalah hobi berburu tempat angker, sekaligus mengoleksi benda-benda horor. Mulai dari boneka jenglot, keranda, sampai pakaian yang digunakan korban bunuh diri.

www.633cash.com
Pehobi hal-hal itu di Semarang akhirnya berkumpul membentuk sebuah komunitas bernama Semarangker. Di markas mereka, di kawasan jalan Lamper Tengah Semarang, diisi benda-benda aneh horor dan angker. Angker?
Tunggu dulu. Horor itu akan sirna ketika untuk menyaksikan diantar Pamuji, sosok yang membangun komunitas ini. Di samping Pamuji, perasaan horor terhadap benda-benda aneh itu akan sirna dan mungkin malah akan jadi bahan lelucon.
"Semarangker dibentuk tahun 2007. Yang membentuk komunitas ini adalah manusia-manusia penakut tapi memiliki rasa penasaran tinggi terhadap tempat-tempat angker," kata Pamuji kepada Kabarberita.
Sebagai senior, di Komunitas Semarang Angker ini, Pamuji kemudian mendapat sebutan master. Ia memiliki visi yang keren. Mengajak masyarakat memecahkan misteri tempat atau benda angker, namun bukan dari kacamata mistik.
"Angker itu harus dipecahkan misterinya tapi menggunakan logika dan ilmu pengetahuan," kata Pamuji.
Awal kegiatan, diisi dengan menjelajahi tempat-tempat angker di Semarang seperti Kota Lama, Lawang Sewu, area Hutan Tinjomoyo, Kawasan Puri Maerokoco, Gombel dan lainnya. Lama-lama banyak masyarakat diluar komunitas yang ingin terlibat.
"Hampir semua televisi, cetak, dan media online lokal pernah terlibat," kata Pamuji.
Makin lama, area penjelajahan makin meluas. Kini bukan lagi Semarang. Diawali dari menjelajahi tempat angker di dalam provinsi, kini sudah lintas benua. Mulai Malaysia, Jepang, Korea, Thailand, Cina, Australia bahkan Amerika.
Dari penjelajahan yang luas itu, didapat benda-benda aneh yang dianggap bertuah atau ada penunggunya. Pamuji dan komunitasnya juga mulai bisa memetakan karakter angker di berbagai daerah yang dikunjungi.
"Karakter mistis di Indonesia itu hampir sama. Bahkan juga di Asia. Beda kalau sudah lintas benua seperti Eropa atau Amerika. Mereka tidak tahu pocong itu apa, genderuwo itu jenis apa. Jadi mereka tidak punya memori takut tentang itu," kata Pamuji.
Sementara itu koleksi benda-benda mistis yang ada di markas Semarangker, mayoritas ditemukan saat penjelajahan. Namun ada pula yang tiba-tiba sudah berada di rumah itu.
"Kantung Semar, misalnya. Kami punya itu. Kata orang, jika punya itu bisa berpindah-pindah kemanapun. Tapi disini ya biasa aja, nggak ada yang istimewa," kata Pamuji.


Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola
 

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment