633 Cash- Suku Aztec adalah sebutan untuk kaum yang mendiami Amerika Tengah, tepatnya di sentral Meksiko.
Sejak ratusan tahun tahun lalu suku Aztec sudah terkenal dengan berbagai macam mitologinya yang menyeramkan.
Suku ini juga dikenal memiliki peradaban paling maju.
Banyak sekali peninggalan suku Aztec yang jadi incaran para arkeolog dan kolektor benda antik.Ini adalah sebuah alat yang digunakan suku Aztec untuk mengumumkan peristiwa-peristiwa penting.
Seruling kematian biasanya terbuat dari tengkorang hewan atau manusia.
Beberapa bagian tengkorang itu diberi lubang agar bisa menghasilkan suara yang nyaring.
Namun, beberapa ahli ada juga yang menemukan seruling kematian suku Aztec yang terbuat dari kayu.
Suara seruling ini tajam, melengking dan tidak enak didengar.
Menurut arkeolog bernama Roberto Velazquez, seruling kematian erat kaitannya dengan kabar kematian.
Ya, instrumen ini biasanya digunakan untuk mengabarkan berita kematian, eksekusi mati dan pengiring ritual pengorbanan manusia untuk para dewa.
Masih menurut Roberto, seruling ini juga terkadang digunakan sebagai alat penanda perang.
Suaranya yang nyaring sekaligus mendayu-dayu memang selalu berhasil membuat semua orang merinding.
Termasuk oleh musuh suku Aztec yang siap menyerang dalam perang.
Dari hasil risetnya, Roberto juga menyimpulkan bahwa suku Aztec percaya seruling kematian punya kekuatan magis untuk menyembuhkan luka akibat perang.
Pada tahun 1999, sebuah tim arkeolog berhasil menemukan tengkorak manusia yang terkubur di bawah reruntuhan kuil dewa angin berusia 650 tahun.
Jasad tersebut terlihat menggenggam sebuah seruling yang diduga sebagai seruling kematian.
Arnd Adje Both, seorang ahli dalam arkeologi musik pra-Hispanik, adalah orang yang pertama meniup seruling kematian yang ditemukan di bawah kuil dewa angin itu.
Setelah seruling asli diamankan, arkeolog Roberto Velazquez kemudian membuat replikanya.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment