633 Cash - Dua Pendiri Teman Ahok, Amalia dan Richard sempat dilarang masuk Singapura.
Keduanya diinterogasi petugas imigrasi karena dianggap akan melakukan kegiatan politik di negeri singa tersebut.
Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menilai hal itu menunjukkan Ahok sudah grogi sehingga mengumpulkan KTP WNI yang ada di Singapura.
"Padahal belum tentu semua WNI yang di Singapura itu ikut memberikan suara saat pilgub nanti," kata Arief melalui pesan singkat.
Ia menilai Teman Ahok tidak dapat menempatkan diri serta memaksakan mencari KTP WNI ke Singapura.
Padahal, katanya, Teman Ahok yakin Basuki Tjahaja Purnama bisa memenuhi syarat maju Calon Gubernur DKI melalui jalur perseorangan.
"Kalau cuma cari dukungan satu juta KTP di Jakarta mah super banyak. Ini bukti kalau Ahok udah enggak PD (Percaya Diri) maju independen,karena sudah banyak warga Ibu kota Jakarta yang akan mendatangi kelurahan apakah KTPnya masuk dalam pendukung Ahok," katanya.
Bandar Bola
Agen Bola
Agen Judi Bola Online
Agen Bola Terpercaya
Judi Bola
Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menilai hal itu menunjukkan Ahok sudah grogi sehingga mengumpulkan KTP WNI yang ada di Singapura.
"Padahal belum tentu semua WNI yang di Singapura itu ikut memberikan suara saat pilgub nanti," kata Arief melalui pesan singkat.
Ia menilai Teman Ahok tidak dapat menempatkan diri serta memaksakan mencari KTP WNI ke Singapura.
Padahal, katanya, Teman Ahok yakin Basuki Tjahaja Purnama bisa memenuhi syarat maju Calon Gubernur DKI melalui jalur perseorangan.
"Kalau cuma cari dukungan satu juta KTP di Jakarta mah super banyak. Ini bukti kalau Ahok udah enggak PD (Percaya Diri) maju independen,karena sudah banyak warga Ibu kota Jakarta yang akan mendatangi kelurahan apakah KTPnya masuk dalam pendukung Ahok," katanya.
Ia mencontohkan warga di Tanjung Priok, Warakas ,Ujung Menteng yang tidak mau memilih Ahok nanti di Pilkada DKI.
Mereka akan melaporkan Ahok dan Teman Ahok ke pihak yang berwajib jika kedapatan KTP yang digunakan persyaratan dukungan.
"Aktivitas Teman Ahok di Singapura sudah malu-maluin pemerintah Indonesia tapi enggak tahu ya Teman Ahok tahu malu dan tahu hukum yang berlaku di Singapura enggak ya," katanya.
Ia pun menyarankan KPU untuk melakukan verifikasi investigatif apakah KTP tersebut asli.
Kemudian, apakah akan memberikan dukungan pada Ahok dengan ikut memilih di TPS.
"Karena ini akan menunjukkan kalau KTP yang dikumpulkan itu benar benar Dukung Ahok maju sebagai independent jika ada 10 % tidak memilih artinya KTP yang dikumpulkan fiktif selama ini," ujarnya.
Mereka akan melaporkan Ahok dan Teman Ahok ke pihak yang berwajib jika kedapatan KTP yang digunakan persyaratan dukungan.
"Aktivitas Teman Ahok di Singapura sudah malu-maluin pemerintah Indonesia tapi enggak tahu ya Teman Ahok tahu malu dan tahu hukum yang berlaku di Singapura enggak ya," katanya.
Ia pun menyarankan KPU untuk melakukan verifikasi investigatif apakah KTP tersebut asli.
Kemudian, apakah akan memberikan dukungan pada Ahok dengan ikut memilih di TPS.
"Karena ini akan menunjukkan kalau KTP yang dikumpulkan itu benar benar Dukung Ahok maju sebagai independent jika ada 10 % tidak memilih artinya KTP yang dikumpulkan fiktif selama ini," ujarnya.

0 comments:
Post a Comment