633 Cash - Cafe Santai, selain menyajikan aneka minuman, juga menawarkan beragam jenis makanan yang sangat menggoda lidah.
Mi tersebut dibuat langsung oleh tim Cafe Santai, sehingga bisa fresh dan paling lama hanya bisa tahan selama tiga hari.
Campurannya terdiri dari sayur hijau, daging ayam, pangsit crispy, pangsit rebus dan bawang goreng.
Penyajiannya dilengkapi dengan kuah sup bumbu daun bawang.
Awalnya, Cafe Santai yang berlokasi di Jalan Raya Sesetan Pesanggaran No 188, Denpasar, Bali itu hanyalah usaha kecil-kecilan yang dirintis oleh Ayu Widiani.
Mulanya ia hanya menjual ayam goreng khas Taiwan dan beberapa gorengan lainnya, seperti singkong dan kentang goreng.
Menurut Ayu Widiani, ternyata belakangan, semakin banyak permintaan dari pelanggan. Tuntutan dari pelanggan pun mulai bertambah.
Banyak yang menginginkan adanya menu baru.
"Banyak permintaan dan masukan dari pelanggan yang saya peroleh. Kenapa kok hanya menjual gorengan saja, tidak menjual lainnya, minumannya juga? Saya pun mulai berpikir menu apa yang mesti ditambahkan," ungkap Ayu Widiani kepada Tribun Bali.
Hingga sekarang, selain mi, Cafe Santai juga menyediakan chicken crispy sebagai menu pilihan.
Chicken crispy terbuat dari daging ayam yang dibalur dengan tepung dari Taiwan.
Bumbu dikolaborasikan dengan bumbu Bali.
Sebelum digoreng, ayam dibumbui dan didiamkan selama satu sampai dua jam.
Setelah itu, ayam digoreng kering, sehingga mengeluarkan rasa yang gurih dan crispy.
Perpaduan rasa bumbu Taiwan dan Bali begitu lezat.
Ayu pernah jalan-jalan ke Taiwan dan mencoba beberapa kuliner yang ada di sana.
Saat itu Ayu juga sempat mencoba es campur Taiwan yang disajikan dalam keadaan panas dan dingin.
Peminatnya terbilang sangat banyak.
Pemilik dari kafe itu pun tertarik untuk mengembangkannya di Indonesia.
"Setelah diperhatikan, bahan yang digunakan, ternyata banyak ada di Indonesia. Saya berniat untuk ikut membuatnya. Sampai di rumah, saya pun langsung mempraktikkannya. Namun penyajiannya tidak bisa dalam keadaan panas dan dingin karena keterbatasan alat. Saya buat es ini dalam bentuk es mutiara, yang cita rasa dan aroma Taiwan masih ada. Peminatnya sangat banyak," jelas Ayu.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment