633 Cash - Antara perbatasan
Mesir dan Libya terdapat Great Sand Sea, gurun pasir yang sangat besar
yang membentang sekitar 650 kilometer dari utara ke selatan, dan 300
kilometer dari timur ke barat, meliputi wilayah seluas Irlandia.

Angin
yang berhembus sangat kencang, membuat pasir terbawa menjadi bukit
besar yang bisa mencapau ketinggian 100 meter. Namun ada sebuah celah
kecil, di antara gurun pasir besar tersebut, dengan lebar sekitar dua
kilometer.Dalam celah panjang dan sempit ini, terdapat area di
mana batuan paling dasar dari gurun pasir ini terkuak. Dan permukaan
tersebut terdapat kaca alami, yang masih menjadi misteri bagaimana cara
pembentukannya tersebut.Kaca ini adalah alami yang terbuat dari
silika murni, yang pernah ditemukan di bumi. Kaca pada umumnya berwarna
kuning. Namun di sini sangat jelas berwarna putih susu, bahkan
mengandung gelembung kecil, gumpalan putih, dan hitam yang berputar
seperti bertinta.Lebih dari seribu ton kaca ini berserakan, di
tempat seluas ratusan kilometer. Sebagian besar berukuran seperti
kerikil yang dipoles halus oleh abrasif pasir yang bertiup. Lainnya
adalah potongan yang cukup besar dan berat. Dan ukuran yang terbesar
yang pernah ditemukan beratnya sekitar 26 kilogram.Kaca alami
ini dapat dibentuk sangat baik oleh sambaran petir, atau aktivitas
gunung berapi atau meteorit yang menabrak bumi. Namun kaca-kaca di sini
diperkirakan telah terbentuk sekitar 26 juta tahun yang lalu, yang
membuat para ilmuwan berasumsi bahwa kaca di sini terbentuk ketika
meteorit menghantam bumi.Teori lain menyimpulkankan sebuah komet
pernah meledak di dekat permukaan, yang memanaskan pasir di bawahnya ke
suhu yang ekstrem, hingga mengakibatkan pembentukan sejumlah besar
silika menjadi kaca.Penemuan ilmiah pertama dibuat oleh seorang
berkewarganegaraan Inggris bernama Patrick A. Clayton pada tahun 1932,
yang membawa sampel pertama ke Eropa untuk studi. Namun, keberadaan kaca
dikenal manusia jauh sebelum itu. Penduduk setempat pada periode
Neolitik membuat alat dari kaca, begitu juga di Mesir, kaca ini
digunakan sebagai permata.Sepotong besar batu yang dipahat pada
aksesoris yang dipasang di dada firaun Mesir yang terkenal, Tutankhamun,
diidentifikasi sebagai kaca dari gurun pasir ini.
Bandar Bola
Agen Bola
Agen Judi Bola Online
Agen Bola Terpercaya
Judi Bola
- by Fika lestari
0 comments:
Post a Comment