Saturday, October 29, 2016

Penduduk Jakarta Sudah Ada Sejak 3000 SM, Ini Buktinya

633 Cash - Sudah lama diketahui bahwa di DKI Jakarta dan sekitarnya banyak terdapat situs arkeologi prasejarah. Termasuk di antaranya di Condet, Jakarta Timur. Gubernur Ali Sadikin bahkan telah menetapkan Condet sebagai daerah cagar budaya Betawi .

www.633cash.com
Penetapan ini dilakukan setelah kerja penggalian arkeologis yang dilakukan oleh Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta, bekerja sama dengan Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional--yang sekarang telah berubah namanya menjadi Pusat Arkeologi Nasional—maupun dengan Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Dr Hasan Djafar, tim ahli epigrafi dan sejarah kuno Indonesia, dalam sebuah diskusi yang diadakan komunitas Betawi Kita bertajuk “Orang Betawi dan Condet” pada 16 Oktober 2016 di Rumah Langit, Kampung Tengah, menyatakan situs-situs prasejarah itu membentang sepanjang DAS Ciliwung dari daerah Karawang hingga Bogor, meliputi situs Pejaten, Pasar Minggu; Situs Balekambang, Cililitan; situs Lenteng Agung; situs Kelapa Dua, Depok; dan situs Buni, Bekasi.
"Di Jakarta sendiri kira-kira ada 50-60 situs. Ini diketahui karena umumnya manusia prasejarah itu hidup berkelompok," ujar Hasan Djafar.
Situs di Condet sendiri, ujar anggota tim ahli cagar budaya nasional ini, memiliki kesamaan dengan situs yang ada di Bekasi yang ditemukan pada tahun 1937.
Situs Condet Balekambang pertama kali disurvei pada 1976 oleh Dinas Museum dan Sejarah Jakarta, yang kemudian berlanjut dengan usaha penggalian pada 1979. Dari upaya itu, ditemukan pecahan gerabah berhias dan yang tak berhias, pecahan beliung persegi, pecahan cetakan, serpihan  batu, batu fosil, terakota, dan sebuah alat besi berbentuk parang.
Hasan Djafar menyebut dari artefak yang ditemukan, besar kemungkinan masyarakat Condet telah memasuki fase bercocok tanam dan lalu perundagian sejak 3000 SM-1000 SM.
“Memang agak terlambat dibanding daerah lain di pantai utara Jawa yang memulai sejak 6000 SM. Tapi itu karena terjadinya kipas aluvial sebagai pembentuk Kota Jakarta baru ada sejak 5000 SM,” kata Hasan.
Meski tidak bisa memastikan dengan pasti kapan masyarakat asli Jakarta memulai kehidupan berburu yang satu tingkat sebelum masa bercocok tanam—Hasan Djafar menegaskan pernah ditemukan sebuah mata panah dari serpihan baru di Kampung Keramat.
"Hal ini, mengindikasikan pula adanya kegiatan perburuan di Sungai Ciliwung," jelas Hasan.


Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment