Suhu udara udara di sana secara teratur berada pada titik minus (-) 50 derajat Celsius, dan menjadikan wilayah itu sebagai tempat terdingin di dunia.
Sekarang, ketika musim dingin semakin mendekat, 500 warga yang menetap di wilayah itu harus mengatasi kondisi sulit setiap hari dengan cara-cara yang ekstrem pula.
Amos Chapple, fotografer Selandia Baru, telah bertolak ke desa terpencil di Siberia, Rusia dengan melakukan perjalanan dua untuk menemukan bagaimana warga tundra Siberia itu bisa bertahan.
"Saya mengenakan celana tipis ketika saya pertama kali melangkah ke luar dengan suhu -47 derajat Celsius," katanya.
"Saya ingat, saya merasa secara fisik suhu dingin
mencengkeram kaki saya. Kejutan lain, kadang-kadang air liur saya terasa
membeku menjadi jarum yang akan menusuk bibir saya," kata Chapple
kepada Kabarberita.
Selama kunjungannya, Chapple berhasil mendokumentasikan bagaimana warga mengatasi suhu beku yang ekstrem dari hari ke hari.
Setiap hari barang-rang berada di bawah ancaman pembekuan konstan.
Tanah tertutup es atau salju tebal, yang membuat hanya sedikit air yang mengalir ke dalam rumah.
Akibatnya, sebagian besar kamar mandi dan toilet tidak bisa berfungsi.
Orang-orang bergerak dengan mengenakan pakaian serba hangat. Rumah, jalan, kendaraan, tertutup es.
Sebelum pemakaman, penduduk setempat harus menyalakan api unggun untuk menggemburkan tanah menjelang pemakaman.Desa ini telah mencatat suhu terendah yakni mencapai suhu 71,2 Celsius di bawah nol atau minus 71,2 derajat Celsius pada tahun 1924.
Selama kunjungannya, Chapple berhasil mendokumentasikan bagaimana warga mengatasi suhu beku yang ekstrem dari hari ke hari.
Setiap hari barang-rang berada di bawah ancaman pembekuan konstan.
Tanah tertutup es atau salju tebal, yang membuat hanya sedikit air yang mengalir ke dalam rumah.
Akibatnya, sebagian besar kamar mandi dan toilet tidak bisa berfungsi.
Orang-orang bergerak dengan mengenakan pakaian serba hangat. Rumah, jalan, kendaraan, tertutup es.
Sebelum pemakaman, penduduk setempat harus menyalakan api unggun untuk menggemburkan tanah menjelang pemakaman.Desa ini telah mencatat suhu terendah yakni mencapai suhu 71,2 Celsius di bawah nol atau minus 71,2 derajat Celsius pada tahun 1924.

0 comments:
Post a Comment