633 Cash - Kamboja merupakan salah satu negara berkembang yang cukup memukau. Di
Kamboja, masyarakat masih memegang erat budaya – budaya jaman dahulu
yang mereka percaya.
Bahkan, disana terdapat ukiran-ukiran yang bernafaskan mitologi Budha
dan Hindu. Namun, ada satu ukiran yang membingungkan para arkeolog.
Dekat dengan pintu keluar kuil, ditemukan sebuah ukiran makhluk
berkepala kecil, berkaki empat dan membawa sirip berbentuk berlian di
punggungnya. Gambar yang menyerupai seekor Stegosaurus !
Stegosaurus adalah makhluk yang tidak dikenal sebelum tahun 1877.
Othniel Charles Marsh yang menemukan tulang belulang makhluk itu memberi
nama "Stegosaurus" pada makhluk itu. Arti nama itu sendiri adalah kadal
atap. Marsh beranggapan bahwa sirip-sirip di punggungnya menyerupai
genteng di atap rumah.
Ukiran hewan ini begitu populer di kalangan pemandu wisata yang sering
bertanya kepada para turis apakah mereka percaya Dinosaurus masih hidup
800 tahun yang lalu. Lalu mereka akan menunjukkan gambar ini kepada para
turis. Apakah mungkin ukiran itu sebuah tipuan modern yang dibuat untuk
menipu para turis? ataukah ukiran itu benar-benar sebuah artefak kuno
seperti yang lain ? Mungkinkah para pendiri kuil tersebut pernah
menyaksikan fosil Stegosaurus, atau bahkan pernah menjumpai makhluk
tersebut dalam keadaan hidup ?Beberapa orang telah mencoba untuk menolak teori bahwa ukiran tersebut
adalah Stegosaurus. Mereka mengemukakan teori bahwa ukiran itu adalah
ukiran seekor Badak dengan ornamen di pinggir dalam lingkaran sehingga
menimbulkan efek Stegosaurus.
Apabila sirip itu adalah sebuah ornamen, Mengapa hanya "Badak" itu yang
mempunyai ornamen di dalam lingkaran ? Jawabannya Jelas ! Itu bukan
sebuah ornamen.
Jadi Marsh berkesimpulan bahwa ukiran tersebut adalah benar-benar ukiran
Stegosaurus. Namun ada kemungkinan ukiran itu ditambahkan setelah tahun
1877 oleh tangan jahil dari seseorang yang hendak membuat bingung orang
lain. Hal ini terjadi di Katedral Salamanca di Spanyol yang dibangun
pada tahun 1102. Pada dinding katedral yang berumur 900 tahun tersebut
ditemukan ukiran seseorang dengan baju astronot lengkap. Hal ini memicu
diskusi berkepanjangan di internet. Hanya sedikit yang mengetahui bahwa
ukiran itu sebenarnya ditambahkan pada tahun 1992 ketika Katedral
direstorasi. Bisa saja hal yang sama terjadi di kuil Ta Prohm. Namun
sampai saat ini tidak ada informasi bahwa penambahan ukiran itu pernah
dilakukan.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment