633 Cash - Saat banjir
menghantam desanya, seorang pria bernama Gao Fengtai dihadapkan pada
pilihan sulit antara bertahan dengan istrinya atau menyelamatkan ibunya.
Gao yang tinggal di desa Daxian, Xingtai, provinsi Hebei, tengah menuju tempat kerjanya pada Selasa pekan lalu ketika menerima pesan dari badan meteorologi tentang hujan deras yang akan mengguyur kawasan itu.
Khawatir hujan itu akan berujung banjir, Gao bergegas pulang ke desanya untuk memeriksa kondisi ibunya yang tinggal seorang diri.
Dia memarkir truknya di luar kediaman sang ibu dan menunggu selama tiga jam bersiaga jika banjir datang menerjang. Namun, ternyata banjir tak muncul, Gao pulang ke rumahnya dan beristirahat.
Lewat tengah malam, istri Gao mendengar peringatan dari kepala desa yang memberi tahu banjir sudah datang. Dia lalu membangunkan suaminya yang langsung pergi ke kediaman ibunya yang tak jauh dari rumahnya.
Setelah memastikan ibunya dalam kondisi selamat, Gao bergegas pulang. Namun, setibanya di rumah, sang istri sudah mengunci pintu untuk mencegah air masuk ke dalam rumah.
Gao berteriak agar istrinya membawa anak-anak serta ayahnya ke atap rumah dan kemudian kembali ke kediaman ibunya.
Sendirian, istri Gao membawa kedua anaknya dan ayahnya yang sakit ke atap rumah. Setelah banjir berlalu, Gao pulang tetapi dia tak mendapati istrinya di rumah.
Sang istri sudah pergi membawa kedua anak mereka yang berusia empat dan dua tahun serta uang tunai 2.000 yuan.
"Dia istri yang baik, berkepribadian kuat dan selalu merawat orangtua saya," kata Gao.
Saat ditanya mengapa Gao tak menolong istri dan anak-anaknya dulu ke atap sebelum membantu ibunya, Gao hanya mengatakan dia tak punya pilihan.
"Itu tidak mungkin. Saya bingung, siapa yang harus saya selamatkan lebih dulu," kata dia.
"Saya tak bisa membayangkan apa yang ada di pikiran istri saya ketika saya langsung berlari ke rumah ibu," tambah Gao.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment