633 Cash - Warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Rudianto (33) terlihat masih syok saat berada di Mapolsek Jebres, Solo, Rabu (20/7/2016).
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sales aksesoris telepon genggam
ini menjadi korban perampokan seusai menyetorkan uang hasil jualannya
di bank yang tereletak di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Rabu pagi.
Kejadian berawal saat Rudianto berangkat dari kantornya ke bank untuk menyetorkan uang di bank pada jam 09.30 WIB.
Namun saat melintas di daerah Kauman, Pasar Kliwon, dia dicegat dua orang pria yang berboncengan naik sepeda motor matic.
"Saya kaget ada yang langsung nyegat (menghentikan, Red) motor saya. Pria yang dibonceng kemudian langsung naik di motor saya sembari menodongkan pistol dan memerintahkan saya untuk mengikuti motor yang dikendarai pelaku," ujarnya.
Rudianto menambahkan dia sempat diajak berkeliling hingga akhirnya tiba di perkampungan pinggir sungai Pepe yang berada di wilayah Kepatihan Kulon, Banjarsari.
"Saat di Kepatihan itu sejumlah warga sempat marah-marah karena kami mengendarai motor sangat kencang," sambungnya.
Adanya sejumlah warga yang marah tersebut kemudian dimanfaatkan Rudianto untuk menjatuhkan sepeda motornya dan kemudian meminta pertolongan.
"Saya minta pertolongan warga kalau saya sedang dirampok, lalu terjadi tarik menarik tas kemudian kepala saya dipukul menggunakan pistol pelaku dan saya pura-pura pingsan," paparnya.
Lantaran panik karena warga berdatangan, pelaku akhirnya kabur melarikan diri tanpa membawa hasil apa pun dan meninggalkan Rudianto.
Lantaran membawa pistol, warga tidak berani bertindak dan membiarkan pelaku melarikan diri. Namun tempat peluru atau magazin serta dompet pelaku terjatuh.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment