633 Cash - Jogja National Museum (JNM) selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan seni di Yogyakarta.
Beragam kegiatan mulai dari pameran, pertunjukan, hingga diskusi
setiap harinya digelar di bekas bangunan Akademi Seni Rupa Indonesia
(ASRI) tersebut.
Bernama Tradisi Ngopi, tempat nongkrong ini berada di salah satu sudut komplek JNM yang berada di Jalan Prof. Ki Amri Yahya No. 1, Gampingan, Wirobrajan, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tidak hanya namanya yang unik, konsep yang diusungnya pun tidak kalah unik.
Keberadaan bus tua di lokasi Tradisi Ngopi menjadikan tempat nongkrong ini unik.
Dijelaskan Viko Amanda sebagai salah satu owner Tradisi Ngopi, bus tersebut adalah bekas milik TNI AU yang didatangkan dari Solo.
Bus yang tetap dibiarkan seperti apa adanya tersebut disulap menjadi bar dan kitchen.
"Bus ini sengaja kami hadirkan karena tempat ini mengusung green living. Jadi kami memanfaatkan barang-barang bekas untuk membangun tempat ini," ujar pria yang akrab disapa Viko tersebut.
Tidak hanya bus, beberapa meja yang digunakan juga memanfaatkan kayu bekas penggulung kabel, kursinya pun menggunakan bekas kursi kantor dan sekolah.
Untuk menu, Tradisi Ngopi banyak menyediakan menu-menu tradisional baik makanan maupun minumannya.
Jika minuman, kopi tradisi adalah andalannya.
Minuman satu ini cukup unik karena kopi disajikan dengan campuran rempah, yakni cengkeh dan kayumanis.
Perpaduan kopi dan rempah ini menghasilkan rasa yang unik, segar, dan menghangatkan.
Selain itu ada juga wedang gedang, minuman tradisional khas Jawa ini dibuat dari campuran pisang, cengkeh, dan kayu manis.
Rasanya yang manis dengan tambahan aroma rempah sangat cocok sebagai penghangat tubuh.
"Untuk makanannya kami punya pilihan menu tradisional jawa, seperti nasi goreng mawut, mi godhok, mi goreng, dan beberapa menu lainnya," jelas Viko.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment