Wednesday, October 2, 2019

TEKNIK MERACIK KOPI DARI OLAHAN BIJI YANG HARUM DAN MANTAP

Live303 - Hari Kopi Sedunia yang diperingati setiap 1 Oktober disambut meriah oleh masyarakat. Khususnya para penikmat kopi, barista hingga para petani kopi.Minuman yang berasal dari ekstrak biji kopi ini kerap disajikan ketika bersantai dan menjadi teman ngobrol. Apalagi dengan kedai kopi yang semakin marak bermunculan akhir-akhir ini. " Kadang kita butuh kopi untuk mengobrol. Kopi dapat mempersatukan kita dengan mendukung suasana rileks.
 TEKNIK MERACIK KOPI DARI OLAHAN BIJI YANG HARUM DAN MANTAP
Tren kedai kopi juga semakin besar. Inilah mengapa Hari Kopi Sedunia menjadi sesuatu yang sangat spesial," ujar Anthony Cottan, Direktur Starbucks Indonesia di acara Coffee Brewing Master Class, Selasa pagi.Cara menikmati kopi juga tidak sembarangan. Ada seni khusus yang dapat meningkatkan cita rasa kopi. Semua bermula dari tangan barista yang terampil meracik kopi.Kopi terbaik dihasilkan dari bentuk biji kopi yang masih utuh. Sahabat Dream mungkin memilih kopi bubuk karena lebih praktis. Namun rasanya jauh berbeda dari kopi yang diracik langsung dari biji." Kopi lebih baik diolah dalam bentuk masih berupa biji. Rasa dan aromanya masih strong. Jika sudah jadi bubuk, akan masih fresh dalam waktu 2 jam. Lebih dari itu aromanya bisa berkurang," kata Lydia Natalia, Learning and Development Manager Starbucks Indonesia.Biji kopi memiliki citarasa yang berbeda-beda. Contohnya biji kopi Sumatera yang cenderung sangat kuat dan kaya akan rempah. Ketika membeli biji kopi, pastikan memilih kemasan yang dilengkapi dengan zip lock.Udara merupakan musuh biji kopi. Pastikan kemasan tertutup rapat agar tidak ada udara yang masuk dan merusak kualitas kopi. Sahabat Dream juga dapat menyimpan biji kopi di tempat kedap udara. " Tapi jangan ditaruh kulkas karena lembap. Semakin lembap, biji kopi akan semakin menyerap udara di sekitar," tegasnya.

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment