Monday, October 21, 2019

BANGUN DAR KOMA BOCAH ITU KEMBALI TAK SADAR DIRI LANTARAN DIJENGUK TEMENNYA

Live303 - Saat mendengar keluarga atau teman yang berhasil sembuh melewati masa kritis, seperti koma, saat dirawat di rumah sakit, tentu hal pertama yang terpikirkan adalah datang mengunjungi untuk menjenguknya.Selain menunjukan rasa perhatian, mungkin pasien juga akan membutuhkan dukungan dari keluarga atau teman terdekat selama masa penyembuhan.
 BANGUN DAR KOMA BOCAH ITU KEMBALI TAK SADAR DIRI LANTARAN DIJENGUK TEMENNYA
Namun perlu diperhatikan, menjenguk orang sakit juga ada aturannya. Jika kamu tidak mengikuti beberapa etika berikut, bisa jadi pasien malah akan terganggu dengan kehadiran kamu.Atau bahkan malah membuat penyakitnya tambah parah, seperti halnya yang dialami seorang remaja laki-laki asal Taiwan ini.Melansir Kabarberita, remaja laki-laki berusia 19 tahun itu awalnya mengalami koma karena pembulu darah di otaknya pecah.Beruntung karena usianya yang masih muda, ia dapat pulih dan bangun dari koma setelah hanya satu hari dirawat di rumah sakit.Mendengar kabar itu, kerabatnya sangat gembira dan bergegas mengunjunginya di rumah sakit. Jiang, dokter yang merawat remaja tersebut mengatakan bahwa rumah sakit biasanya hanya mengizinkan dua pengunjung masuk secara bersamaan ke ruang ke Unit Perawatan Intensif (ICU).Namun, kerabat remaja itu memohon kepada dokter untuk dapat masuk secara bersamaan ke dalam. Mereka beralasan bahwa telah menempuh perjalanan jauh untuk dapat melihat anggota keluarganya bangun dari koma.Mau enggak mau, dokter pun mengijinkan beberapa orang kerabat remaja itu untuk masuk bersamaan. Mereka pun telah diingatkan untuk berbicara dengan lembut agar tidak mengejutkan pasien, terutama karena baru saja bangun dari Koma.

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment