Live303 - Penyebaran Islam di Tanah Jawa meninggalkan banyak sekali jejak sejarah. Jejak tersebut dapat ditemukan di sejumlah kota, salah satunya di Lamongan, Jawa Timur. Tersebarnya Islam kerap diidentikan dengan sembilan orang ulama yang dikenal dengan Wali Songo. Tetapi, peninggalan Islam di Lamongan ternyata memiliki usia lebih tua dibandingkan era Walisongo.Pemerhati budaya, Supriyo, mengatakan jejak Islam di Lamongan lebih tua dibandingkan di Gresik yang ditandai dengan Makam Fatimah binti Maimun yang terkenal.
Di Lamongan, terdapat kompleks Makam Mbah Mbarang dan Makam Hisyamudin yang diperkirakan sudah ada sejak abad ke-10 atau 11.Selain dua kompleks makam itu, masih ada beberapa makam lain yang diperkirakan berusia lebih tua. Tetapi, temuan makam kuno ini membutuhkan penelitian lebih mendalam untuk memastikan jejak Islam di Lamongan.Jejak-jejak sejarah Islam tersebut cukup penting untuk mengetahui penyebaran Islam di Jawa, khususnya Jawa Timur. Liburan tidak harus melulu ke pantai atau taman bermain. Bisa juga dengan berkunjung ke tempat-tempat religius yang menyimpan cerita sejarah.Lamongan terkenal dengan wisata baharinya yang mempesona. Di balik itu, Lamongan juga menyimpan cerita sejarah penyebaran Islam, salah satunya cerita tentang Sunan Drajat.Sunan Drajat merupakan satu dari sembilan wali yang menyebarkan Islam di Pulau Jawa. Sunan Drajat dimakamkan di Desa Drajat, Paciran, Lamongan. Dalam menyebarkan Islam, Sunan Drajat punya metode sendiri yaitu lewat kebudayaan.Ada tujuh filosofi yang digunakan Sunan Drajat dalam menyebarkan Islam. Tujuh filosofi tersebut bisa dijumpai ketika berkunjung ke Makam Sunan Drajat, tepatnya di tingkatan anak tangganya.yang ingin berziarah sambil belajar tentang sejarah penyebaran Islam di Lamongan, bisa datang ke Makam Sunan Drajat yang dibuka 24 jam.Banyak peziarah dan wisatawan datang ke kompleks makam ini, ada yang datang untuk mendoakan, ada juga yang datang untuk belajar mengenai sejarah perjuangan Sunan Drajat dalam menyebarkan Islam dulu.
Di Lamongan, terdapat kompleks Makam Mbah Mbarang dan Makam Hisyamudin yang diperkirakan sudah ada sejak abad ke-10 atau 11.Selain dua kompleks makam itu, masih ada beberapa makam lain yang diperkirakan berusia lebih tua. Tetapi, temuan makam kuno ini membutuhkan penelitian lebih mendalam untuk memastikan jejak Islam di Lamongan.Jejak-jejak sejarah Islam tersebut cukup penting untuk mengetahui penyebaran Islam di Jawa, khususnya Jawa Timur. Liburan tidak harus melulu ke pantai atau taman bermain. Bisa juga dengan berkunjung ke tempat-tempat religius yang menyimpan cerita sejarah.Lamongan terkenal dengan wisata baharinya yang mempesona. Di balik itu, Lamongan juga menyimpan cerita sejarah penyebaran Islam, salah satunya cerita tentang Sunan Drajat.Sunan Drajat merupakan satu dari sembilan wali yang menyebarkan Islam di Pulau Jawa. Sunan Drajat dimakamkan di Desa Drajat, Paciran, Lamongan. Dalam menyebarkan Islam, Sunan Drajat punya metode sendiri yaitu lewat kebudayaan.Ada tujuh filosofi yang digunakan Sunan Drajat dalam menyebarkan Islam. Tujuh filosofi tersebut bisa dijumpai ketika berkunjung ke Makam Sunan Drajat, tepatnya di tingkatan anak tangganya.yang ingin berziarah sambil belajar tentang sejarah penyebaran Islam di Lamongan, bisa datang ke Makam Sunan Drajat yang dibuka 24 jam.Banyak peziarah dan wisatawan datang ke kompleks makam ini, ada yang datang untuk mendoakan, ada juga yang datang untuk belajar mengenai sejarah perjuangan Sunan Drajat dalam menyebarkan Islam dulu.
Butuh tempat bermain JUDI BOLA ONLINE Silakan klik AGEN SBOBET IBCBET AGEN BOLA ONLINE AGEN SBOBET 25RB atau PREDIKSI PERTANDINGAN

0 comments:
Post a Comment