Live303 - Tragedi Dyatlov Pass atau Dyatlov Pass Incident (Kejadian Dyatlov Pass) adalah tragedi kematian misterius sembilan dari sepuluh pejalan kaki dengan mengguunakan ski (ski hikers), di Pegunungan Ural Utara, di Uni Soviet pada tanggal 2 Februari 1959 silam.Insiden ini sangat terkenal di dunia, apalagi untuk peneliti misteri, konspirasi, ufologist hingga cryptologist, karena tragedi ini masih diselimuti kesimpang-siuran hipotesa, dugaan dan kesimpulan dari banyak kalangan di berbagai belahan dunia.
Mereka para korban yang tewas secara misterius ini adalah kelompok trekking profesional dan berpengalaman, yang semuanya berasal dari Institut Politeknik Ural (Ural Polytechnical Institute), setelah mereka mendirikan tenda di lereng Kholat Syakhl atau yang lebih dikenal dengan “the Dead Mountain” (Gunung Kematian), saat bencana melanda mereka semua.Awal tragedi itu terjadi pada malam hari di sekitar tenda mereka, ada sesuatu atau sebuah kejadian yang masih misterius, yang menurut peneliti, mungkin sangat menakutkan atau mengerikan yang mengancam nyawa mereka.Hal itu membuat mereka membuka pintu tenda dari arah dalam secara paksa dengan pisau atau sejenisnya, melarikan diri keluar tenda lalu berlarian dari tempat perkemahan tersebut. Bahkan beberapa dari mereka keluar dari tenda dengan pakaian dalam saja, tanpa jaket, ditengah hujan salju dengan suhu di bawah nol derajat!Para peneliti dari Soviet menetapkan bahwa enam korban tewas karena hipotermia, sementara mayat yang lain menunjukkan tanda-tanda telah terjadinya trauma fisik yang mengerikan.Satu korban mengalami tengkorak yang retak, sementara yang lainnya mengalami kerusakan otak dalam, namun tanpa adanya tanda kerusakan pada tengkorak mereka. Selain itu anggota tim wanita, ditemukan tewas tanpa lidah dan matanya, alias hilang.Penyelidikan menyimpulkan bahwa “kekuatan yang tidak diketahui” telah menyebabkan kematian mereka. Akibatnya, akses ke wilayah tersebut ditutup untuk pejalan kaki amatir dan ekspedisi selama tiga tahun setelah kejadian tersebut.
Mereka para korban yang tewas secara misterius ini adalah kelompok trekking profesional dan berpengalaman, yang semuanya berasal dari Institut Politeknik Ural (Ural Polytechnical Institute), setelah mereka mendirikan tenda di lereng Kholat Syakhl atau yang lebih dikenal dengan “the Dead Mountain” (Gunung Kematian), saat bencana melanda mereka semua.Awal tragedi itu terjadi pada malam hari di sekitar tenda mereka, ada sesuatu atau sebuah kejadian yang masih misterius, yang menurut peneliti, mungkin sangat menakutkan atau mengerikan yang mengancam nyawa mereka.Hal itu membuat mereka membuka pintu tenda dari arah dalam secara paksa dengan pisau atau sejenisnya, melarikan diri keluar tenda lalu berlarian dari tempat perkemahan tersebut. Bahkan beberapa dari mereka keluar dari tenda dengan pakaian dalam saja, tanpa jaket, ditengah hujan salju dengan suhu di bawah nol derajat!Para peneliti dari Soviet menetapkan bahwa enam korban tewas karena hipotermia, sementara mayat yang lain menunjukkan tanda-tanda telah terjadinya trauma fisik yang mengerikan.Satu korban mengalami tengkorak yang retak, sementara yang lainnya mengalami kerusakan otak dalam, namun tanpa adanya tanda kerusakan pada tengkorak mereka. Selain itu anggota tim wanita, ditemukan tewas tanpa lidah dan matanya, alias hilang.Penyelidikan menyimpulkan bahwa “kekuatan yang tidak diketahui” telah menyebabkan kematian mereka. Akibatnya, akses ke wilayah tersebut ditutup untuk pejalan kaki amatir dan ekspedisi selama tiga tahun setelah kejadian tersebut.
Butuh tempat bermain JUDI BOLA ONLINE Silakan klik AGEN SBOBET IBCBET AGEN BOLA ONLINE AGEN SBOBET 25RB atau PREDIKSI PERTANDINGAN

0 comments:
Post a Comment