633 Cash - Kotamobagu punya potensi alam yang luar biasa. Masing masing desa dan kelurahan punya potensinya masing masing. Seperti Desa Sia di Kecamatan Kotamobagu Utara.
Desa yang berjarak empat kilometer dari pusat Kota Kotamobagu ini punya ribuan pohon seho atau aren atau enau (Arenga pinnata).
"Ada sekitar 10 ribu pohon seho ada disini. Pohon seho sengaja ditanam oleh nenek moyang dahulu kala," ujarnya kepada Tribun Manado yang menemui di kediamannya.
Karena banyaknya sapu ijuk, dari jumlah masyarakat 308 jiwa dengan 100 kepala keluarga, 60 persen di antaranya sebagai pengrajin sapu ijuk.
"Sejak saya lahir, masyarakat di sini memang sudah biasa membuat sapu ijuk. Dengan potensi ini masyarakat Desa Sia bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari hari," ujar dia.
Yang membuat pengrajin di Desa Sia tetap membuat sapu ijuk yaitu dukungan dari seluruh masyarakat Kota Kotamobagu.
"Banyak masyarakat Kotamobagu yang mengatakan bahwa sapu ijuk lebih bersih hasilnya dibanding sapu lain. Selain itu harganya juga terjangkau. Untuk itu kami di sini mengutamakan kualitas saat membuat sapu ijuk," ujarnya.
Untuk pendidikan anak, masyarakat Desa Sia mengandalkan hasil penjualan sapu ijuk. Eli Simbong (49), satu diantaranya. Sudah 40 tahun ia membuat sapu ijuk. Empat anaknya saat ini telah lulus SMA dari hasil ia menjual sapu ijuk.
"Saya sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar sudah membuat sapu ijuk, belajar dari orangtua," ujar dia.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment