633 Cash - Para arkeologi di Serbia mencoba memecahkan arti sebuah aksara yang
kemungkinan merupakan mantra magis.
Tulisan itu ditemukan dalam sebuah
gulungan kertas kecil terbuat dari emas dan perak yang ditemukan di
dekat kerangka-kerangka manusia yang berusia 2.000 tahun di Serbia. "Abjadnya
Yunani, itu yang kami ketahui. Bahasanya Aramaic yang merupakan misteri
dari Timur Tengah," kata Miomir Korac, kepala arkeolog situs seperti
dilansir dari
Kabarberita.Kerangka-kerangka
manusia itu ditemukan di bawah tanah pembangkit tenaga batu bara di
kota Kostolac, barat laut Serbia. Para tim harus mencari sisa-sisa
temuan yang lain sebelum pembangkit lain terpasang di situs itu yang
terkenal bekas pemukiman Romawi kuno, Viminacium. Minggu lalu, tim Korac menemukan dua amulet yang dibuka berisi kertas
perak dan emas yang mengandung simbol serta tulisan. Mereka percaya,
tulisan itu mengandung mantra yang dibawa ke kuburan untuk mencegah
kekuatan jahat. "Kami membaca nama-nama ibilis yang terkoneksi dengan wilayah yang kini disebut Suriah modern," ujar arkeolog Ilija Dankovic.Gulungan
emas dan perak yang rapuh itu terlihat seperti bungkus permen.
Kemungkinan besar tak sepenuhnya dapat dipahami oleh para ahli teks. Gulungan
itu adalah barang-barang pertama yang ditemui di Serbia. Namun, kata
Dankovic mirip dengan jimat yang ditemukan di negara-negara lain. "Amulet
itu biasanya berisi mantra cinta, namun juga mantra kutukan ganas
seperti, 'semoga tubuhmu mati, berubah dan berat seperti timbal ini',"
jelasnya.Jimat berisi mantra itu cenderung dikuburkan dengan
orang-orang yang mati dengan tidak wajar. Dankovic mengatakan, ada
keyakinan bahwa jiwa orang-orang yang mati seperti itu mencari lebih
lama tempat peristirahatan dan memiliki kemungkinan untuk mencari setan
dan dewa untuk memenuhi keinginan mereka."Jimat itu bisa diambil
kemudian setelah sebuah prosesi kematian berakhir, sehingga mereka bisa
melakukan sihir," terang Dankovic.
Bandar Bola
Agen Bola
Agen Judi Bola Online
Agen Bola Terpercaya
Judi Bola
- by Fika lestari
0 comments:
Post a Comment