633 Cash - Saat ini keberadaan pasta gigi tidak
terpisahkan dari kehidupan manusia. Bahkan sudah menjadi kebutuhan
seseorang menggunakan pasta gigi untuk merawat dan menjaga kesehatan
gigi dan mulut pada umumnya. Tapi tahukah Anda bahwa pasta gigi ternyata
sudah digunakan sejak abad ke 4.
Pada abad ke 4, para ahli sejarah
menemukan relief piramida yang menggambarkan bangsa mesir kuno ketika
membersihkan gigi. Sikat yang digunakan bangsa mesir kuno berupa kayu
sejenis rotan Afrika Utara. Berbentuk menyerupai pensil dengan ujung
yang masuk mulut dipipihkan, ditumbuk lunak.
Sebagai pasta gigi, ujungnya dilumuri
bubuk terbuat dari campuran tepung, batu apung, debu dari cangkang telur
yang dibakar dan kuku lembu jantan yang sudah dihancurkan lalu dicampur
garam laut.
Pada abad ke 9, seorang perancang busana
dan ahli kecantikan berhasil membuat pasta gigi lebih inovatif. Namanya
Ziryab, dalam bukunya tertulis bahwa ia membuat pasta gigi dari bahan
rempah-rempah dan garam untuk membersihkan sisa-sisa kotoran pada gigi
setelah makan. Pasta gigi yang terbuat dari rempah-rempah tersebut akan
membuat aroma mulut menjadi segar. Wujud pasta gigi tak lagi berbentuk
bubuk, melainkan krim yang dioleskan pada kayu lunak yang diletakkan di
atas cawan.
Pada abad ke 11, pasta gigi Ziryab
banyak berkembang di Palestina, kemudian merambah ke kawasan Eropa
karena terbawa pasukan salib. Dari situlah cikal bakal berkembangnya
pasta gigi sebagaimana yang ada saat ini.
Perkembangan pasta gigi dari segi
kemasan seperti yang sekarang kita jumpai berawal mulai tahun 1896. Dr.
Washington Creme Dentifrice dari Sheffield, Inggris mulai memperkenalkan
krim pasta gigi yang dikemas dalam berbentuk tabung.
Inspirasi itu datang saat anaknya
melakukan perjalanan ke Paris dan melihat para pelukis menggunakan cat
kemasan tabung. Beberapa bulan kemudian, Dr. Washington membuat kemasan
pasta gigi serupa dengan kemasan cat yang digunakan oleh pelukis. Ia
memproduksi pasta gigi dengan kemasan seperti itu dengan label dibuat
oleh Colgate & Company Dental Cream.
Tahun 1950, sebuah perusahaan asal
Amerika Serikat, Procter & Gamble mulai memproduksi dan memasarkan
pasta gigi tersebut secara masal. Mereka menambahkan zat flouride hasil
ciptaan Dr. Joseph Muhler dari Universitas Indiana pada pasta
giginya. Selain membersihkan gigi, flouride dapat memberikan aroma segar
pada mulut, dan juga mampu membunuh kuman-kuman yang ada pada gigi dan
mulut.
Bersyukurlah hidup dimasa ini, dimana
pasta gigi tak lagi berbentuk bubuk. Bahkan varian pasta gigi saat ini
semakin banyak, mulai dari pasta gigi anak dengan bermacam rasa buah
dengan berbagai warna hingga pasta gigi untuk gigi yang sensitif
sekalipun. Asal usul pasta gigi
ini harus Anda ketahui bahwa ternyata sudah berabad-abad yang lalu,
manusia telah berinovasi untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment