633 Cash - Sebuah rumah pertanian kuno ditemukan di penggalian purbakala di Rosh Ha’ayin di dekat kota Tel Aviv, Israel. Tempat penemuannya berdekatan dengan sebuah biara Bizantium yang memiliki mosaik warna-warni sebagai lantai pintu masuknya.
Situs itu digali bersama oleh Otoritas Purbakala Israel (Israel Antiquities Authority, IAA) dan berlangsung sebelum pembangunan kawasan baru di kota Rosh Ha’ayin, di dekat Tel Aviv.
Rumah pertanian itu berukuran 30 x 50 meter dan memiliki dinding-dinding setinggi hingga 2 meter.
“Bangunan ini berusia 2.700 tahun dan memiliki 24 ruangan seputar halaman tengahnya. Ia dibangun setelah pendudukan Israel oleh bangsa Asyura pada 722 SM," kata direktur penggalian, Amit Shadman.
Bangsa Asyura adalah kaum Semit yang tinggal di ujung utara Mesopotamia. Bangsa itu mendominasi Timur Tengah dan memaksa suku-suku Israel untuk berserakan ke seluruh daerah pendudukannya. Bukannya menggiring kaum Israel ke satu tempat, bangsa Asyura malah mendirikan kantong-kantong kecil suku Israel di seluruh Timur Tengah. Namun demikian belum diketahui pasti siapa yang membangun rumah pertanian itu maupun alasan pembangunannya.
“Gudang besar atau silo dimaksudkan untuk melindungi gandum dari paparan di halaman. Sepertinya karbohidrat sudah populer sebagaimana halnya sekarang, penanaman dan pemrosesan gandum lumayan tersebar di kawasan pedesaan-pertanian," lanjut Dr. Shadman.
Pendapatnya didukung oleh penemuan ladang di dekat sana yang memiliki sejumlah batu gilingan yang mungkin digunakan untuk menggiling gandum menjadi tepung.
“Selain itu, kami menemukan cobek batu untuk pembuatan minyak zaitun," tambahnya lagi.
Warga jaman purba itu diduga mengandalkan diri kepada hasil gandum, minyak zaitun, dan kemungkinan anggur sebagai sumber makanan atau bahkan uang—barang-barang itu dapat diperjualbelikan.
Ditemukan juga dua keping uang perak yang berasal dari abad 4 SM bergambar mirip dewi Athena dan burung hantunya. Diduga ada pengaruh Yunani kuno atau jalur perdagangan dengan peradaban besar tersebut.
Dr. Shadman melanjutkan dengan mengatakan bahwa pertanian itu dipakai selama berabad-abad hingga akhirnya diterlantarkan pada masa Helenistik—sesudah kematian Alexander Agung pada 323 SM dan kebangkitan Kekaisaran Romawi pada 31 SM.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment