633 Cash - Replika mahkota yang digunakan Sultan Maulana Hasanudin, Sultan Muhammad
Rafiudin dan Sultan Ageng Tirtayasa dipamerkan di Gedung Pendopo Lama
Gubernur Banten.

Mahkota terbuat dari emas berhiaskan motif
dedaunan dan sulur yang terbuka, dilengkapi dengan batu permata dan
lapisan halus sebagai dekorasi di atasnya sangatlah indah."Kita
pamerkan kebanggaan daerah ini (Banten), agar masyarakat terutama anak
anak mengetahui benda-benda peninggalan Sultan Banten, walapun bukan
asli mahkotanya (replika), tapi tetap sama," kata Kepala Museum
Nasional, Intan Mardiana, yang ditemui di Gedung Pendopo Lama Gubernur
Banten.Dia menjelaskan, selain replika
Mahkota Kesultanan Banten yang dipamerkan, benda bersejarah lainnya pun
diboyong oleh Museum Nasional, seperti uang tempo dulu, buku sejarah
Bank Banten, Golok Ciomas, Keris Pusaka Kesultanan Banten, hingga
kerangka badak bercula satu milik Pemprov Banten pun dipajang di gedung
peninggalan Belanda tersebut."Indonesia punya banyak kebudayaan,
musum tempat belajar. Kita berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa
agar anak muda tahu dan mau datang ke museum, sehingga mengenal dan
mengapresiakan museum nasional sebagai pembelajaran sejarah," jelasnya.Pihaknya
pun akan terus memperkenalkan sejarah terutama pelajar dengan program
museum keliling tersebut, dan tahun depan Museum Nasional akan membawa
benda-benda bersejarah lainnya dari museum nasional yang berjumlah
142.000 ke Banten untuk bisa dilihat oleh masyarakat Banten."Akan
kami lanjutkan dan membawa yang lebih banyak lagi. Kita pilih bawa
barang daerah temuan itu sendiri, sehingga dapat mewujudkan kebanggan
terhadap kebudayaan nasional terutama daerahnya," pungkasnya.
Bandar Bola
Agen Bola
Agen Judi Bola Online
Agen Bola Terpercaya
Judi Bola
- by Fika lestari
0 comments:
Post a Comment