633 Cash - Sepasang anak singa dari zaman es, utuh dengan kulit dan bulu,
ditemukan di Siberia. Ini merupakan pertama kali predator kuno ditemukan
dalam keadaan yang sangat baik.
Kabarberita mengungkapkan penemuan bersejarah ini minggu lalu, namun laporan mereka tidak ditanggapi dengan serius karena dikira sebagai hoax.
"Sejauh yang aku tahu, belum pernah ada penemuan kucing prasejarah dengan tingkat preservasi sebaik ini, jadi ini merupakan penemuan yang luar biasa," ungkap ahli fosil dari Universitas Des Moines, Julie Meachen.
"Aku tidak percaya ketika melihat untuk pertama kali, namun ketika melihat mereka sungguhan aku sangat kagum."
Singa gua adalah saudara dekat dari singa Afro-Asiatic modern. Mereka hidup dalam pertengahan dan akhir zaman Pleistocene dari Kepulauan Britania hingga ke Chukotka, Rusia.namun mereka diduga berpetualang hingga ke Alaska serta Barat Laut Kanada.
Sisa-sisa hewan ini telah ditemukan dari yang dulu dikenal sebagai Eurasia (daratan Eropa-Asia) hingga Amerika Utara dari tahun 1800-- namun hingga kini penemuan merupakan fosil, tulang dan jejak.
Anak-anak singa ditemukan pada bagian terdingin di Rusia, Republik Sakha yang juga dikenal sebagai Yakutia.
Wilayah tersebut dikenal sebagai tambang emas bagi paleontologis-- di sana mereka mengungkapkan Yuka, mamoth-berbulu, badak berbulu dan Yukagir bison dan kuda-- awet terimpan dengan baik dalam permafrost atau tanah di bawah suhu 0 derajat Celcius.
Ilmuwan Rusia akan mengadakan konfrensi pers terhadap kedua anak singa pada 17 November mendatang-- menurut dugaan akan diserang dengan pertanyaan terkait pengkloningan hewan prasejarah tersebut.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment