633 Cash - Jason deCaires Taylor merupakan seniman patung yang juga peduli
dengan lingkungan bawah laut. Kepeduliannya kepada lingkungan bawah laut
membawa Taylor yang seniman itu juga menjadi instruktur scuba diving.

“Saya kini berusia 40 tahun, 20 tahun yang lalu lingkungan jauh
berbeda dari sekarang. Beberapa tempat yang saya temui masih sangat
berbeda dan pemandangan bawah laut masih sangat alami,” ungkap Taylor
seperti yang dikutip dari Kabarberita.Menghabiskan waktu mengajar dan mempelajari ekologi laut, menginspirasi
Taylor untuk membuat seni patung yang bisa menjadi rumah bagi biota
luat. “Beberapa karya yang saya buat adalah potongan-potongan
permasalahan sosial yang banyak terjadi sekarang, itu sengaja saya buat
agar tiap orang masih bisa kritis terhadap apa yang terjadi saat ini,”
ungkap Taylor. Selain mengandung pesan yang luhur, patung-patung buatan
Taylor menjadikan tiap orang tertarik pada kehidupan bawah laut, dan
menjadikan mereka lebih peka terhadapa lingkungan, khususnya lingkungan
laut.Dalam menghasilkan karyanya, Taylor menggunakan bahan-bahan yang ramah
lingkungan, semen dengan pH netral, dan memiliki struktur kepadatan yang
tinggi sehingga bisa tahan di dalam air hingga ratusan tahun.Hingga saat ini, Taylor telah menciptakan lebih dari 900 patung, yang
masing-masing menceritakan berbagai isu. Yang terpenting di balik isu
tersebut, Taylor memiliki misi bahwa patung-patung hasil karyanya bisa
berkembang menjadi terumbu karang dan menjadi rumah yang menyenangkan
bagi beragam biota laut.“Seni tidak bisa asyik sendiri, seni adalah alat untuk melibatkan orang lain dalam beragam permasalahan sosial,” ungkapnya.
Taylor
kini bekerja pada suatu proyek besar, yaitu pembangunan Museum
Atlantico. Ini akan menjadi museum bawah air pertama di dunia. Museum
ini rencananya akan dibangun di bawah laut Samudera Atlanntik, tepatnya
terletak di perairan Lanzorate, Spanyol.
Bandar Bola
Agen Bola
Agen Judi Bola Online
Agen Bola Terpercaya
Judi Bola
- by Fika lestari
0 comments:
Post a Comment