633 Cash - Pulau Harapan memiliki banyak daya tarik yang sayang dilewatkan.
Salah satunya ialah adanya Taman Biota Laut yang tergabung dalam Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu.
Adanya renovasi yang tengah dilakukan pun membuat kegiatan yang tersedia hanyalah penyelamatan penyu sisik saja.
Kendati demikian, berdasarkan pengamatan tim Tour de Java, Taman Biota Laut masih tampak dipadati banyak wisatawan.
Di Taman Biota Laut, Anda dapat mengenal penyu sisik secara langsung.
Selain melihat tingkah laku mereka, Anda berkesempatan pula memegang penyu sisik tersebut di kolam yang telah disediakan.
Selain berkenalan dan berinteraksi langsung dengan penyu sisik, Anda juga dapat berkeliling menikmati pemandangan laut yang tampak dari sana.
Letak Taman Biota Laut yang bersambungan langsung dengan laut membuatnya semakin terasa asri dan elok.
"Taman Biota Laut ini dibangun sekitar tiga tahun yang lalu. Seperti bisa dilihat, sekarang, kami kebetulan sedang merenovasi. Sementara ini, kami hanya ada penyelamatan penyu sisik, salah satu satwa yang dilindungi, ada di Undang-Undang," ujar Ruslan Abdul Gani selaku anggota Pelaksana Lanjutan Taman Nasional Kepulauan Seribu kepada tim Tour de Java.
Menurut Ruslan Abdul Gani, Taman Biota Laut bukan berfungsi sebagai tempat pameran maupun penangkaran, melainkan penyelamatan dan konservasi.
Alhasil, sebagian besar dari 14 ekor penyu sisik yang dipelihara di sana merupakan hasil penyelamatan telur.
Selain itu, beberapa di antaranya diselamatkan lantaran tak sengaja masuk ke jaring nelayan.
Sebelumnya, pihak Taman Biota Laut telah lebih dulu melepas puluhan penyu yang telah kembali sehat ke laut.
Sebanyak 14 penyu sengaja disisakan dengan tujuan mengenalkan mereka pada masyarakat luas.
Ketika Taman Biota Laut telah selesai direnovasi nanti, menurut Ruslan Abdul Gani, ikan-ikan berbahaya yang berada di kedalaman 50 cm-1 m akan diadakan di sana.
Tujuannya ialah agar wisatawan mengetahui dan dapat lebih berhati-hati ketika menemui ikan-ikan tersebut ketika melakukan snorkeling di lautan lepas.
"Nantinya, kami akan adakan ikan-ikan berbahaya yang berada di kedalaman 50 cm-1 m. Orang kadang tak sadar ikan berbahaya juga ada di kedalaman sekian. Di sini, ada yang namanya ikan toka-toka atau ikan batu atau fish tone. Nah, kami akan perkenalkan agar masyarakat lebih berhati-hati ketika berada di kedalaman itu," tutur Ruslan Abdul Gani.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment