633 Cash - Mammoth berbulu (Wooly Mammoth) diyakini mati sekitar 10.000 tahun
lalu. Meski sebagian ilmuwan berpendapat sekelompok kecil hewan itu
hidup lebih lama di Alaska dan di Wrangel Island, yang terletak di
perairan Siberia, Rusia.
Kini properti milik Jim Bristle telah menjadi tempat pameran layaknya museum sejarah. Sekitar 200 orang telah berdatangan di Washtenaw County sejak hari Jumat 2 Oktober -- para pelancong berjalan melalui Chelsea, kota terdekat wilayah itu, dan meminta arahan lokasi penemuan tersebut.
"Aku senang melihat antusiasme dari penemuan ini -- euforia ini tak hanya tampak pada anak-anak," ungkap Bristle kepada Kabarberita. "Orang dewasa yang datang juga takjub-- dan sepertinya hal ini juga membuatku kagum."
Dilansir dari CNN peneliti dari Universitas Michigan dan ekskavator telah mengangkat dari tanah sekitar 20 persen tulang belulang hewan prasejarah ini -- terbanyak dari sejumlah penemuan di Michigan. Di antaranya tulang panggul, tengkorak kepala dan dua gading serta sejumlah tulang belakang, rusuk, bahu dari mammoth berbulu itu.
Warga sangat antusias dengan penggalian itu. Salah satunya adalah seorang pendatang bernama Judy Coleman, ia bahkan mengajak cucunya bolos sekolah saat itu hanya untuk melihat benda bersejarah masih dilapisi lumpur.
"Ini kesempatan sekali seumur hidup untuk melihat sesuatu seperti ini dari dekat," kata Judy.
Sementara itu, Bristle mengatakan ia akan sumbangkan penemuan ini kepada pihak kampus Michigan.
"Aku ingin tulang ini ditempatkan di mana lebih banyak orang bisa melihat-- dan bisa mempelajari sejarahnya, ungkapnya. "Itu sudah sepantasnya dilakukan."
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment