633 Cash - Ratusan tahun setelah dinosaurus punah, seorang wisatawan di Australia menemukan jejak kaki yang diduga merupakan tapak kaki hewan kuno tersebut.
Penemuan
tersebut diungkap oleh Bindi Lee Porth. Dia berkata telah menemukan
jejak kaki hewan yang hidup 130 juta tahun yang lalu itu, di Cable
Beach, Broome, Australia Barat.Seperti dikutip dari
kabarberita, Bindi yang saat itu
sedang mengumpulkan kerang di antara rumput laut merasakan ada lekukan
di bawah pasir yang dipijaknya. Perempuan itu lalu menyapu pasir
tersebut dan menemukan beberapa jejak kaki besar yang diduga milik
dinosaurus. "Aku sangat takjub. Aku bisa terhubung dengan
sesuatu yang berasal dari ratusan juta tahun yang lalu. Kami senang
sekali. Anak-anak tidak mempercayaiku pada awalnya, tapi aku benar,"
kata Bindi kepada media lokal. Perempuan itu juga mengatakan bahwa dia sering mengunjungi pantai itu sebelumnya. Namun baru kali ini menemukan hal yang spektakuler itu. Menanggapi
penemuan langka tersebut, ahli paleontologi dari University of
Queensland, Steve Salisbury, mengatakan peninggalan tersebut diduga
tertutupi pasir dan air laut selama berabad-abad.Pasang surut air laut yang tak menentu di Cable Beach akhirnya menguak keberadaan jejak kaki dinosaurus itu kepada dunia. "Tapak kaki itu disebut dengan
Megalosauropus Broomensis.
Kemungkinan berasal dari karnivora berukuran sedang. Binatang itu
adalah jenis Theropod Dinosaur yang merupakan kelompok pemakan daging,"
kata Salisbury.
Jejak yang ditemukan berukuran sekitar 30 hingga 50 cm. Diperkirakan
dinosaurus pemilik tapak itu berukuran sekitar 1,5 meter dengan panjang
2,5 hingga 4 meter.
Jejak dinosaurus telah menjadi bagian dari mitologi suku Aborogin
Australia. Mereka mengenal jejak tersebut selama turun temurun dengan
sebutan
Dreamtime.
"Lokasi ini memang dikenal memiliki jejak kaki. Tempat ini juga dikenal dengan sebutan
Place of the Emu Man," kata Salisbury merujuk pada jejak tiga jari yang terlihat seperti kaki Emu.
Selain jejak tersebut, juga ditemukan cap tapak kaki
stegosaurus dan herbivora raksasa, brontosaurus. "Jejak
tersebut tercetak di atas batu. Batu itu lebih kuat dari pada lapisan
yang menyelimutinya. Lapisan itu akhirnya terkikis dan menunjukkan jejak
itu," kata Salisbury. "Penemuan ini mengidentifikasikan bahwa
tempat ini dulunya dilewati oleh dinosaurus. Kita melihat kembali
sesuatu yang pernah 'dibekukan' waktu. Sangat menakjubkan," ujar ahli
itu.
Bandar Bola
Agen Bola
Agen Judi Bola Online
Agen Bola Terpercaya
Judi Bola
- by Fika lestari
0 comments:
Post a Comment