633 Cash - Tanjung Kelayang di Pulau
Belitung, Provinsi Bangka Belitung tengah dikembangkan sebagai salah
satu dari 10 Top Destinasi yang dikebut Kementerian Pariwisata.
Sejak Andrea Hirata memopulerkan novel “Laskar Pelangi” yang sukses di film layar lebar, pamor Belitung atau Belitong kian menanjak.
Kini, kawasan Tanjung Kelayang akan dikembangkan seperti Phuket di Thailand atau Langkawi di Malaysia.
Sebuah Kawasan wisata dengan jumlah kunjungan yang besar, destinasi tertata rapi, berkelas internasional, terawat indah, sustainable, dan masyarakat yang semakin sejahtera oleh pariwisata.
“Sudah dikasih contoh yang amat bagus, tidak usah jauh-jauh, yang di negara tetangga saja, Malaysia punya Langkawi, Thailand punya Phuket. Dulu, siapa yang mengenal Phuket? Siapa yang familiar dengan Langkawi? Tetapi begitu penataan destinasinya bagus, dipromosikan besar-besaran ke luar negeri,” ungkap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI dikutip dari Kabarberita, beberapa waktu lalu.
Di Belitung, critical success factornya agak beda. Di Belitung karena hanya satu kabupaten maka tidak ada keruwetan manajemen seperti yang terjadi di Toba.
Menpar Arief Yahya yakin Belitung lebih cepat dibandingkan dengan Toba dan Borobudur yang multi management.
Belitung justru belum ada pengelola khususnya.
Seolah semua masih auto pilot. Kalau Phuket ditangani oleh Regency Government, dan Langkawi oleh badan yang dinamakan Langkawi Development Authority (LADA), Belitung masih alami. Hanya dalam pemantauan Dinas Pariwisata saja.
“Kami ingin ada KEK – Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Kelayang, yang nantinya bisa membangun atraksi di Belitung berkelas dunia. KEK inilah yang akan melengkapi dan menata atraksi di kawasannya. Dia akan menjadi daya tarik yang sangat kuat," katanya.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment