Saturday, August 24, 2019

PESAN MENOHOK FOTOGRAFER UNTUK TAMU PERNIKAHAN YANG BAGUS

Live303 - Penggunaan smartphone saat ini terkadang di luar batas-batas kesopanan. Banyak orang tak paham dilarang memotret di tempat-tempat tertentu. Misalnya saja acara pernikahan.Dikutip dari laman Kabarberita, seorang fotografer pernikahan, Hannah Stanley, menuliskan pesan mendalam untuk seorang tamu karena dianggap mengganggu kerja fotografer pernikahan profesional.
 PESAN MENOHOK FOTOGRAFER UNTUK TAMU PERNIKAHAN YANG BAGUS
Lewat unggahan di Facebook, Hanna yang bekerja untuk Hannah Way Photography di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat, membagikan foto karyanya.Dalam foto itu terlihat momen pengantin wanita yang berjalan menuju altar didampingi ayahnya, namun terganggu oleh sepasang tangan yang memegang ponsel." Untuk wanita pengguna iPhone. Bukan hanya kamu sudah merusak fotoku, kamu juga telah merenggut momen ini dari mempelai pria, ayah pengantin dan mempelai wanita," tulis Hanna." Apa sebenarnya yang akan kamu lakukan dengan foto itu? Apakah akan mencetaknya? Menyimpannya? Melihatnya setiap hari? Tentu tidak kan? Tapi pengantin akan mencetak foto ini, melihatnya dan mengenang momen ketika ayahnya mengiringinya berjalan menuju altar di hari pernikahannya. Tapi malah, kamu mengambil foto dengan ponselmu, menghalangi pandanganku dan mengambil foto yang tidak akan pernah kamu gunakan," tulis sang fotografer lagi.Dalam sebuah wawancara, beruntung Hanna berhasil mendapatkan foto momen itu dengan angle yang berbeda.Meski begitu dia tetap merasa perlu menuliskan pesan tersebut karena kerap mengalami kejadian serupa." Pernikahan adalah suatu hal yang sangat dinanti semua orang. Dan menjadi momen yang sakral seumur hidup. Jadi jika kamu hadir sebagai tamu undangan, biarkanlah para fotografer profesional yang dibayar pengantin menangkap setiap momen di acara pernikahan tersebut. Jadi tolong, biarkan saya melakukan pekerjaan saya, dan kamu hanya hanya perlu duduk, relaks dan menikmati momen sekali dalam seumur hidup ini," tutup Hanna.

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment