Tuesday, August 13, 2019

MAKSA NYANYI NADA TINGGI PARU PARU PRIA INI JEBOL

Live303 - Benarlah kata pepatah: jangan berlebihan dalam segala hal. Bila tetap memaksa, pasti ujungnya tidak bakal baik, meskipun hanya sekadar urusan menyanyi. Karaoke.Melepas penat dengan berkaraoke bersama teman-teman sebeenarnya tidak berbahaya. Kamu bisa bernyanyi, bercanda, hingga bergoyang, semaunya. Tidak peduli suara kamu pas-pasan. 
 MAKSA NYANYI NADA TINGGI PARU PARU PRIA INI JEBOL
Yang penting senang. Jangan pernah memaksakan diri tampil seperti penyanyi aslinya. Apalagi meningkatkan nada hingga batas tertinggi. Karena bila memaksa bisa-bisa berujung celaka.Simaklah kisah tragis dari China berikut ini. Seorang pria yang paru-parunya jebol saat karaoke bersama teman-temannya. Dia terlalu memaksakan diri menyanyi dengan nada tinggi.Kalau sudah begitu, acara karaoke yang hanya untuk bersenang-senang akan berujung petaka.Dikutip dari Kabarberita, lelaki berusia 65 tahun bermarga Wang tiba-tiba merasakan sakit di dada kirinya ketika dia sedang asik bernyanyi.“ Saya terbawa suasana dan mulai kesulitan bernafas setelah menyanyikan beberapa lagu dengan nada tinggi,” ujar Wang.Dia mengabaikan rasa sakitnya, dan lanjut menyanyikan sepuluh lagu berturut-turut. Sesampainya di rumah, rasa sakit di dada kiri Wang semakin menjadi-jadi.Dia kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat, sehari setelah kejadian dan diberi tahu bahwa paru-parunya telah kolaps.Peng Bin-fei, dokter dari departemen gawat darurat di Rumah Sakit Nanchang mengatakan kepada PearVideo bahwa kondisi ini bisa sangat membahayakan nyawa.“ Pasien mengalami penyempitan paru-paru akibat menyanyikan nada tinggi yang menyebabkan tekanan tinggi di paru-parunya,” kata dokter Peng Bin-fei.Berdasarkan penjelasan Asosiasi Paru-Paru Amerika, kondisi yang bernama pneumotoraks terjadi ketika udara bocor ke ruang di antara paru-paru dan rongga pleura atau dinding dada. “ Udaranya tidak bisa keluar, sehingga menumpuk di ruang dan menghasilkan tekanan antara dinding dada dan paru-paru,” terang juru bicara Asosiasi Paru-Paru Amerika.

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment