Thursday, August 1, 2019

KISAH PERUSAHAAN RAKSASA YANG DITEKUK BISNIS ONLINE HINGGA MENGALAMI KEBANGKRUTAN

Live303 - Biasanya perusahaan akan mengalami kebangkrutan sekali dalam seumur hidup. Pebisnis akan menjajal bisnis di bidang lain sambil berharap keberutungan berpihak kepadanya. Namun kejadian yang dialami sebuah perusahaan ritek toko sepatu di Amerika Serikat ini cukup unik. Masih bisa menghindar di tahun 2017, peritel ini terancam mengalami kebangkrutan untuk kali kedua. 
 KISAH PERUSAHAAN RAKSASA YANG DITEKUK BISNIS ONLINE HINGGA MENGALAMI KEBANGKRUTAN
Paylessb ShoeSource Inc dikabarkan siap-siap masuk masa kebangkrutan keduanya setelah melayangkan permohonan pailit ke pengadilan. Ritel took sepatu ini berencana untuk mengencangkan ikat pinggang dengan memangkas jumlah rantai toko sepatu.Dikutip dari Kabarberita, ritel ini sedang mencari pinjaman untuk melewati masa suram ini dan mendiskusikan rencana untuk menutup sebagian besar tokonya. Kemungkinan besar, toko-toko yang akan ditutup itu ada di Amerika Utara, kata sumber.Ketika ditanya tentang kabar ini, perwakilan Payless di Kansas, Amerika Serikat, menolak untuk berkomentar.Perusahaan ini disebut-sebut menjadi ritel yang terbaru dalam gelombang kebangkrutan ritel selama dua tahun terakhir. Perusahaan ritel tumbang karena kalah saing dengan online. Selain kalah bersaing, ritel seperti Toys “ R” Us dan Sears, juga terlilit utang besar.Setengah lusin ritel di Paman Sam, gulung tikar, seperti Shopko, FullBeauty Brands, Charlotte Russe, Things Remembered dan Gymboree. Peritel terakhir sudah dua kali mencari perlindungan pengadilan bulan lalu dan melikuidasi sebagian besar bisnisnya.Sekadar informasi, Payless yang beroperasi sejak 1956 didirikan untuk menjual sepatu dengan harga terjangkau di pasar swalayan. Malah, ritel ini disebut-sebut sebagai jaringan sepatu terbesar di daerah Barat Amerika.Kini, perusahaan itu sedang berjuang untuk mengelola utang yang diambil sejak 2012 oleh Golden Gate Capital dan Blum Capital Partners. Payless mengajukan perlindungan kebangkrutan pada April 2017.

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment