633 Cash - Sejumlah peneliti telah menemukan cara baru untuk memproduksi bahan
bakar pesawat dari tanaman tebu yang dapat mengurangi emisi gas rumah
kaca dalam jumlah besar.
Gabungan komponen itu kemudian bisa diolah menjadi bahan bakar dan pelumas pesawat jet.
Menurut salah seorang peneliti, Alexis Bell dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat, pembuatan bahan bakar ramah lingkungan itu sangat rumit mengingat bahan bakar pesawat punya beragam kriteria ketat.
Kriteria
"Yang pertama adalah tidak boleh ada kandungan oksigen, karena jumlah oksigen dalam jumlah berapapun akan mengurangi kepadatan energy. Lalu karena ruang yang tersedia pesawat terbang sangat minimal maka Anda pasti ingin mengemasi energi sebanyak mungkin dalam bentuk bahan bakar," kata Bell kepada Kabarberita.
"Kedua, bahan bakar harus memiliki distribusi titik didih yang tepat dan harus memiliki sifat yang disebut pelumasan, yang berarti tidak menyebabkan keausan berlebihan pada komponen turbin.
"Bahan bakar juga harus memiliki titik tuang yang sangat rendah, yang berarti suhu ketika bahan bakar menjadi seperti gelatin dan tidak lagi mengalir. Ketika Anda berada di stratosfer, dan suhu sekitar pesawat diantara -40 derajat celsius dan –50 derajat celcius, tentunya Anda tidak ingin bahan bakar berubah menjadi gel.”
Dia menambahkan: "Apa yang telah kami kembangkan memenuhi semua kriteria tersebut
Pencarian bahan bakar bio untuk pesawat terbang muncul pada akhir tahun 2000an ketika sejumlah penerbangan menggunakan campuran bahan bakar tradisional dan bahan bakar dari tanaman.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment