Sunday, January 1, 2017

Sambut Matahari Pagi dari Situs Peninggalan Kolonial di Bengkulu

633 Cash - Ketika mendengar nama Bengkulu, tentu saja fikiran kita langsung mengarah kepada Bunga Rafflesia Arnoldi. Yup, puspa langka itu memang berasal dari sini. Penemunya adalah seorang Gubernur Jenderal Inggris bernama Sir Thomas Stamford Raffles.

www.633cash.com
Bengkulu yang berada di sebelah barat Pulau Sumatra hanya memerlukan waktu tempuh penerbangan 50 menit saja dari Jakarta. Daerah ini ternyata memiliki udara yang sejuk di pagi hari. Selain masih banyak terdapat pepohonan hijau, daerah ini juga menyimpan sejarah panjang pendudukan koloni Inggris.Sambil menghirup segarnya udara pagi, yuk kita jelajah 6 situs sejarah peninggalan koloni Inggris saat menguasai wilayah yang juga pernah menjadi tempat pengasingan Bung Karno, sang Proklamator.Benteng Marlborough atau Fort Marlborough merupakan benteng peninggalan Inggris yang didirikan oleh East India Company (EIC) tahun 1713-1719 di bawah pimpinan gubernur Joseph Callet sebagai benteng pertahanan Inggris. Konon, benteng ini merupakan benteng terkuat Inggris di wilayah Timur setelah benteng St George di Madras, India.
Benteng ini didirikan di atas bukit buatan, menghadap ke arah kota Bengkulu dan memunggungi samudera Hindia. Benteng yang jika dilihat dari udara berbentuk seperti kura kura ini juga memiliki sel yang pernah dijadikan ruangan untuk menahan Bung Karno.
Fort Marlborough masih berfungsi sebagai benteng pertahanan hingga masa Hindia Belanda tahun 1825-1942, Jepang tahun 1942-1945, dan pada perang kemerdekaan Indonesia.
Sejak Jepang kalah hingga tahun 1948, benteng itu manjadi markas Polri. Namun, pada tahun 1949-1950, benteng Marlborough diduduki kembali oleh Belanda. Setelah Belanda pergi tahun 1950, benteng Marlborough menjadi markas TNI-AD. Hingga tahun 1977, benteng ini diserahkan kepada Depdikbud untuk dipugar dan dijadikan bangunan cagar budaya.

Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment