633 Cash - Menuruni 116 anak tangga menjadi tantangan saat Anda tiba di tempat wisata air terjun Jumog di Karanganyar, Jawa Tengah.
Air terjun Jumog merupakan wisata andalan di Kabupaten Karanganyar.
Objek wisata ini berada di kaki Gunung Lawu, tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso. Atau, sekitar 41 Km dari Solo.
Udara sejuk dan hamparan pepohonan rindang mengelilingi tempat wisata ini.
Anda tak akan kepanasan saat menuruni anak tangga yang terbuat dari semen lantaran naungan pohon-pohon pakis di sisi luar tangga yang menempel tebing.
Memang, selesai menapaki anak tangga, Anda tak langsung menemukan air terjun tersebut.
Anda masih harus berjalan sekitar 100 meter untuk menemukannya dibalik tebing.
Tapi, suasana yang sejuk dan pemandangan hijau yang menyegarkan tak bakal membuat bosan.
"Memang benar kata teman-teman, air terjun dan suasana tempatnya cukup indah. Jalan kesini juga tidak susah," ucap Eka Rahayu (19), mahasiswi Poltek Madiun.
Dara asal Magetan, Jawa Timur, ini rela menempuh perjalanan lebih dari dua jam menggunakan sepeda motor untuk melihat air terjun Jumog.
Sebelumnya, dia hanya melihat dari foto yang dipamerkan teman-temannya.Air terjun Jumog sempat dijuluki Surga yang Hilang. Pasalnya, sebelum resmi dibuka untuk umum pada 2004, air terjun ini ditutupi semak belukar.
Akhirnya, warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) Berjo bergotong royong membabat semak dan membuka jalan sehingga air terjun ini bisa dilihat umum.
Tinggi air terjun ini hanya sekitar 30 meter. Debit airnya tak terlalu besar meski hujan turun. Juga, tak terlalu sedikit meski musim kemarau datang.
Airnya begitu jernih dan segar. Biasanya, pengunjung bermain dan merendam kaki di aliran sungai yang meneruskan limpahan air terjun.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment