Thursday, August 9, 2018

Temuan Arkeologi ini membuktikan keberadaan Nabi Daud

633 Cash - Selain dikenal sebagai Nabi, Daud juga konon dikenal sebagai seorang Raja kedua dalam kerajaan Israel.

www.633cash.com
Reruntuhan kota yang sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu ini telah menghidupkan kembali perdebatan tentang apakah Raja Daud benar-benar ada. Kota yang ditemukan di Yudean Shephelah di sebelah timur bukit Hebron ini, telah dianggap oleh beberapa arkeolog menjadi kota Kanaan Eglon yang telah disebut-sebut dalam sejarah.
Menurut penanggalan radiokarbon dilakukan pada sampel yang diambil dari lantai dan pondasi pemukiman juga menegaskan bahwa tanggal reruntuhan kota tersebut sekitar 1000 SM, waktu dimana Raja Daud atau lebih dikenal juga sebagai Raja David memerintah seperti disebut dalam Alkitab."Menurut para penggali sendiri mengaku, ini bukan bukti keberadaan Raja David," kata Francesca Stavrakopoulou, seorang profesor agama kuno di Universitas Exeter. "Itu adalah Alkitab yang memuji Daud dan Salomo dengan pembentukan kerajaan di tanah Kanaan, bukan arkeologi."
Penemuan ini telah menghidupkan kembali perdebatan yang sedang berlangsung di kalangan arkeolog tentang apakah Raja Daud benar-benar ada sebagai tokoh sejarah nyata atau apakah ia hanya tokoh mitologis yang hanya ada di halaman-halaman Alkitab."Kami, tentu saja, tidak menemukan artefak yang mengatakan bahwa 'Raja Daud' atau 'Raja Salomo' tetapi kami menemukan di tanda-tanda situs transformasi sosial yang dialami daerah itu," kata direktur penggalian, Avraham Faust.
"Ini tampaknya menunjukkan bahwa inspirasi atau penyebab transformasi harus dicari di dataran tinggi. Hubungan dengan David sendiri tidak didasarkan pada bukti arkeologi tetapi hanya karena alasan yang tidak langsung."
"Karena sumber perubahan tampaknya berada di dataran tinggi, dan karena itu terjadi pada saat David seharusnya ada, hubungan itu menjadi masuk akal." Kata para peneliti.


Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola
 

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment