633 Cash - Untuk melangsungkan kehidupan, manusia membutuhkan makan dan minum. Hal
ini supaya tubuh memiliki energi sehingga dapat berfungsi dengan baik.
Memberi makan kepada siapapun di dalam Islam mendapatkan pahala yang amat besar. Namun, ada penekanan tertentu di dalam Alquran yang menganjurkan untuk memberi makan orang miskin dan orang yang membutuhkan.Mengingat pentingnya memberi makan pada orang miskin dan orang yang membutuhkan, hal mengenai tidak memberi makan orang miskin digolongkan dalam perbuatan mendustakan agama.
Kisah yang berhubungan dengan hal ini dan sangat menginspirasi adalah
kisah dari Sayyidah Fatimah Azzahra, putri dari Nabi Muhammad
Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.
Keluarga Fatimah memberi makanan yang dimiliki kepada orang miskin, anak
yatim, dan tawanan. Padahal, saat itu mereka sendiri tidak memiliki
makanan selain yang telah diberikan. Ini menandakan begitu pentingnya
memberi makanan bagi orang yang miskin dan membutuhkan.
Sebaliknya, bagi orang yang kikir terhadap hal memberi makan orang miskin, Allah Ta'ala langsung mengancam melalui Firman-Nya di dalam Al Qur'an surat Al Haqqah ayat 30-31.
Oleh karena itu, mulailah membiasakan diri dengan memberi makan pada orang miskin atau orang yang membutuhkan. Jika kita belum mampu memberi makan setiap hari, bisa dibiasakan dengan memberikan makan seminggu sekali kepada orang yang membutuhkan.
Sebaliknya, bagi orang yang kikir terhadap hal memberi makan orang miskin, Allah Ta'ala langsung mengancam melalui Firman-Nya di dalam Al Qur'an surat Al Haqqah ayat 30-31.
Oleh karena itu, mulailah membiasakan diri dengan memberi makan pada orang miskin atau orang yang membutuhkan. Jika kita belum mampu memberi makan setiap hari, bisa dibiasakan dengan memberikan makan seminggu sekali kepada orang yang membutuhkan.

0 comments:
Post a Comment