Tuesday, August 7, 2018

Cerita di Balik Logo dan Merek Kopi Kapal Api

633 Cash - Dikutip dari Kabarberita,Kapal Api adalah brand kopi terkenal yang dikeluarkan PT Santos Jaya Abadi di Sidoarjo, Jawa Timur.

www.633cash.com
Produk Kapal Api saat ini menjadi pemimpin pasar dengan menguasai 50 persen pangsa pasar kopi secara nasional dengan beragam produk. Selain kopi hitam, Santos Jaya juga mengeluarkan ragam produk minuman kopi sebut saja ABC, Good Day, dan Excelso.
Tapi tahukah Sahabat Dream mengapa merek kopi ternama ini mengambil nama Kapal Api, bagaimana sejarah nama merek itu?
Salah satu bos Santos Jaya Abadi, Soedomo Mergonoto, mengatakan ide logo kapal api muncul ketika ayah Soedomo, Go Soe Loet, memiliki banyak pelanggan dari para pelaut di Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur.
Goe Soe Loet melihat banyak kapal bersandar di pelabuhan tersebut. Dia pun memutuskan menjadi kapal api sebagai logo sekaligus merek dari produk kopinya.
Usaha Kapal Api bermula dari usaha kopi Goe Soe Loet yang membuka pabrik kopi pada 1927. Ketika itu, Goe Soe Loet bekerja sama dengan Go Bie Tjong dan Go Soe Bie. Tiga orang bersaudara ini mendirikan pabrik penggilingan kopi di Pabean, Surabaya, dengan jumlah pegawai 1.500 orang.
Awalnya produk usaha kopi ini diberi nama Kopi Bubuk Hap Hoo Tjan. Kopi ini dijual keliling kampung dengan pikulan kayu dan sepeda.
“Dengan sering berjualan di Pelabuhan Tanjung Perak melayani para pelaut bersandar. Pelanggan kami banyak. Dari sana, muncul ide produknya ‘Kapal Api’,” kata Soedomo.
Kapal Api tak secara langsung mengaspirasi simbol teknologi tertinggi dan kemewahan pada zaman itu. Inspirasi iini mengacu kepada kualitas dan menjadikan perusahaan maju pesat di Surabaya dan sekitarnya.
Soedomo bersama Indra dan Soetikno sering membantu penjualan kopi dengan sepeda untuk keliling kampung. Dengan ketelatenan, pemasaran kopi bubuk itu semakin sukses dan Kapal Api semakin dikenal.
Sayangnya, usaha kopi pecah. Goe Soe Loet mendapatkan pabrik penggorengan kopi dan memilih produksi kopi yang dibantu oleh anak-anaknya, yaitu Soetikno, Indra, dan Soedomo.
Tahun 1979, Soedomo mendirikan perusahaan baru bersama saudaranya, Indra, mendirikan Santos Jaya Abadi. “Itu perusahana yang didirikan dari awal, bukan warisan dari orang tua,” kata dia.


Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola
 

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment