Sunday, August 5, 2018

Satelit Palapa dan Kebanggaan Orde Baru

633 Cash - Sejatinya Walter Peterson adalah seorang petualang. Dia seperti Don Juan yang selalu ditemani perempuan cantik di mana pun dia berada.

www.633cash.com
 Termasuk di Jakarta dan Bandung. Keahliannya sebagai insinyur penggarap satelit ruang angkasa, ikut membawanya ke Indonesia. Pemuda Jerman yang lama mukim di Amerika itu, seperti diceritakan Klaus G. Johannsen dalam Jalan Ke Bogor; Palapa dan Wanita Papua (2004), adalah salah satu dari tim ekspatriat yang membangun satelit kebanggaan Indonesia bernama Palapa.“Peluncuran satelit dari Satelit Palapa merupakan suatu peristiwa nasional yang mempunyai arti besar bagi Indonesia. Pajabat tertinggi pemerintahan terlibat dalam proyek yang mempertaruhkan gengsi nasional,” tulis Klaus G. Johannsen dalam Jalan Ke Bogor; Palapa dan Wanita Papua (2004:161). Satelit Palapa punya arti penting bagi Indonesia. Ini adalah satelit pertama milik Indonesia, dan tentu saja jadi kebanggaan bagi Orde Baru. Mengapa satelit ini bernama Palapa? Tentu saja ini sangat menarik untuk dikaitkan dengan sumpah yang pernah diucapkan Gajah Mada. “Saya ingat pada sejarah Mahapatih Gajah Mada dulu yang telah bersumpah, tidak akan makan buah Palapa sebelum persatuan dan kesatuan kerajaan Majapahit menjadi kenyataan,” aku Soeharto dalam autibiografinya, Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya (1989:323). Di masa Orde Baru yang disebut sebagai era pembangunan nasional, Satelit Palapa sangat penting kehadirannya. Satelit domestik itu bisa meringkas jarak komunikasi antar tempat di Indonesia yang amat luas wilayahnya. Penamaan satelit sebagai Palapa sendiri baru dilakukan 16 Agustus 1976. Jauh sebelum itu, pemerintah sudah merancang soal satelit ini.


Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment