Live303 - Kisah seorang nenek di Thailand menjadi viral di media sosial. Cerita ini membuat banyak orang terharu karena nenek yang kerap dipanggil dengan nama Bibi Nid ini penuh keprihatinan.Kisah nenek 71 tahun ini viral setelah diunggah di Facebook oleh akun I AM EAT. Bibi Nid merupakan seorang tunanetra.
Dikutip dari Kabarberita, meski usianya sudah sangat senja, dia tidak berhenti berjuang. Untuk bertahan hidup, Bibi Nid berjualan roti di pinggir jalan.Orang mengenal Bibi Nid sebagai sosok yang ramah. Meski tak bisa melihat, wanita ini selalu tersenyum kepada setiap orang yang ada di dekatnya.Bibi Nid mengalami kebutaan total. Selain itu, dia hidup sendiri karena tidak memiliki satupun keluarga. Dia juga terpisah dari kerabatnya setelah ibunya meninggal dunia.Tetapi, Bibi Nid tidak membiarkan tragedi menghalanginya. Dia sudah menemukan cara untuk bertahan, dengan mencari nafkah lewat berjualan roti isi daging di salah satu sudut Kota Bangkok.Sejak hidup sendiri, Bibi Nid selalu mengambil sendiri dagangannya ke pabrik. Setelah itu, dia menjual roti-roti tersebut sendirian.Setiap hari, Bibi Nid mulai berjualan pada pukul 07.00 pagi. Lalu pada pukul 02.00 hingga 04.00 sore, dagangannya ludes karena banyak orang membelinya.Untuk setiap roti, Bibi Nid menjualnya dengan harga 50 Bhat, setara Rp23 ribu. Tetapi, dia hanya mendapat keuntungan 5 Bhat, setara Rp2.300, tiap rotinya.Meski demikian, bukan berarti usaha Bibi Nid bebas tantangan. Sejak dia mengalami kebutaan total, banyak orang yang tidak peduli malah menipunya.Mereka kerap membeli roti dengan uang palsu. Tidak sedikit pula dari mereka yang mencuri roti dagangan Bibi Nid.Namun begitu, Bibi Nid tetap menjual rotinya dengan senyum dan secercah harapan.
Dikutip dari Kabarberita, meski usianya sudah sangat senja, dia tidak berhenti berjuang. Untuk bertahan hidup, Bibi Nid berjualan roti di pinggir jalan.Orang mengenal Bibi Nid sebagai sosok yang ramah. Meski tak bisa melihat, wanita ini selalu tersenyum kepada setiap orang yang ada di dekatnya.Bibi Nid mengalami kebutaan total. Selain itu, dia hidup sendiri karena tidak memiliki satupun keluarga. Dia juga terpisah dari kerabatnya setelah ibunya meninggal dunia.Tetapi, Bibi Nid tidak membiarkan tragedi menghalanginya. Dia sudah menemukan cara untuk bertahan, dengan mencari nafkah lewat berjualan roti isi daging di salah satu sudut Kota Bangkok.Sejak hidup sendiri, Bibi Nid selalu mengambil sendiri dagangannya ke pabrik. Setelah itu, dia menjual roti-roti tersebut sendirian.Setiap hari, Bibi Nid mulai berjualan pada pukul 07.00 pagi. Lalu pada pukul 02.00 hingga 04.00 sore, dagangannya ludes karena banyak orang membelinya.Untuk setiap roti, Bibi Nid menjualnya dengan harga 50 Bhat, setara Rp23 ribu. Tetapi, dia hanya mendapat keuntungan 5 Bhat, setara Rp2.300, tiap rotinya.Meski demikian, bukan berarti usaha Bibi Nid bebas tantangan. Sejak dia mengalami kebutaan total, banyak orang yang tidak peduli malah menipunya.Mereka kerap membeli roti dengan uang palsu. Tidak sedikit pula dari mereka yang mencuri roti dagangan Bibi Nid.Namun begitu, Bibi Nid tetap menjual rotinya dengan senyum dan secercah harapan.
Butuh tempat bermain JUDI BOLA ONLINE Silakan klik AGEN SBOBET IBCBET AGEN BOLA ONLINE AGEN SBOBET 25RB atau PREDIKSI PERTANDINGAN

0 comments:
Post a Comment