Saturday, July 13, 2019

KISAH SEJARAH LOTUS FEET TREND KAKI ALA CHINA YANG BIKIN BULU KUDUK BERDIRI

Live303 - Lotus feet atau bound feet adalah sebuah kondisi telapak kaki yang dimodifikasi. Hasilnya terlihat unik saat memakai sepatu, tapi terlihat menakutkan saat telapak kaki itu kelihatan.Di China pada zaman dahulu, kebiasaan ini dianggap mempercantik wanita.
 KISAH SEJARAH LOTUS FEET TREND KAKI ALA CHINA YANG BIKIN BULU KUDUK BERDIRI
Mungkin hampir sama dengan memakai high heels di zaman modern.Banyak versi dari catatan sejarah mengenai hal ini. Cerita yang paling terkenal adalah kisah tentang seorang penari cantik di zaman dinasti Shang. Kakinya sangat kecil dan runcing. Gerakannya pun elegan dan indah. Kaisar saat itu memuji bahwa kakinya seperti bunga teratai (lotus). Sejak saat itu, banyak wanita mulai mencari cara agar kakinya mirip sang penari.Banyak sekali puisi-puisi yang menyebut tentang lotus feet (kaki teratai) ini. Sehingga semakin mendorong banyak wanita untuk mengubah kakinya. Karena wanita ini kebanyakan sudah dewasa, akhirnya anak-anak merekalah yang menjadi ‘korban’ uji coba. Kebiasaan yang dilakukan wanita bangsawan ini berlangsung terus menerus selama ratusan tahun. Bahkan hingga hampir 100% wanita bangsawan di zaman dahulu yang melakukan praktek ini pada kakinya.Di China zaman dahulu, para wanita bangsawan sangat bangga memiliki kaki seperti ini. Sepatu untuk kaki ini juga memiliki hiasan yang indah-indah seperti sutra, benang emas, mutiara, dan lain-lain. Kaum lelaki pun sangat suka memilih wanita yang memiliki lotus feet.Bagi kaum miskin, biasanya kaum perempuannya hanya bekerja di ladang atau menjadi pembantu rumah tangga, jadi tidak memiliki lotus feet.Tetapi biasanya ada anak perempuan pilihan dari dalam keluarga yang di didik dengan pendidikan tinggi, untuk menjadi seorang ‘lady’. Biasanya ia amat cantik, dan diasuh secara khusus agar kelak menikah dengan bangsawan atau keluarga raja.Lotus Feet dibuat dengan cara cukup unik. Biasanya dilakukan pada bayi yang baru lahir atau anak-anak di bawah 10 tahun. Proses pembuatannya adalah kaki direndam dalam ramuan khusus yang berupa rempah-rempah, obat-obatan, dan darah hewan. Kemudian kuku dipotong dan dibentuk agar tidak terjadi infeksi. Setelah itu jari-jari dibentuk dengan cara dibengkokkan dan dipatahkan!Sangat tidak manusiawi. Tetapi inilah resiko untuk tampil cantik di masa lalu. Setelah jari-jari dipatahkan, kemudian dibungkus dengan perban khusus yang sudah direndam ramuan-ramuan tertentu. Perban akan dibuka pada waktu tertentu untuk melihat kondisi kaki, menjaga infeksi, dll. Kadang-kadang harus dipatahkan lagi agar bentuknya ‘sempurna’. Proses ini pun berlangsung bertahun-tahun.

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment