Friday, July 5, 2019

BERSUJUD DI TAMAN SURGA RAUDAH YANG MEMBUAT AIR MATA MENETES

Live303 - Ribuan orang berduyun dengan langkah cepat. Malam yang makin larut tak menyurutkan jemaah pria dan wanita bergerak menuju masjid. Malam itu, waktu azan isya telah memanggil. Semua berjalan tergesa-gesa.Bergerak menuju Masjid Nabawi, kami tim Media Trip Umroh Scoot dan Zamzam Wisata turut dalam rombongan jemaah sholat magrib itu.
 BERSUJUD DI TAMAN SURGA RAUDAH YANG MEMBUAT AIR MATA MENETES
Tiap kali menyusuri jalanan menuju masjid, perasaan tak pernah berubah. Ada antusiasme menjalani sholat berjamaah.Di depan gerbang besar masjid berdiri sebuah tugu berdiri.Tingginya hampir 5 meter. Pagar besi hitam mengelilingi tugu itu. Di siang hari, ratusan merpati biasanya bergerombol di dalam dan luar tugu. Mematok lantai berasal seperti tengah mencari makan.Berjalan sedikit ke dalam gerbang, para wanita sudah bersiap membuat shaf sholat. Sebagian warga Asia Tengah. Terlihat dari raut wajah maupun busana mirip sari. Shaf wanita meminta cukup jauh dari masjid. Ada di sisi kanan dan kiri. Mereka sepertinya memilih jarak terdekat.Di depan pintu utama masjid, dua bangku besar menempel dekat jendela masjid. Seorang askar, para penjaga masjid, dan pria berpakaian gamis khas Saudi biasanya duduk di bangku itu. Menjadi tempat bertanya atau sekadar memberi tahu jemaah untuk melepas alas kaki.Melewati pintu masjid, ornamen indah langit masjid Nabawi menyambut. Ribuan tiang berdiri di kanan dan kiri masjid. Di langit-langitnya penuh tulisan kaligrafi dengan corak dominan warna emas. Ribuan lampu hias menggantung di beberapa titik. Di ruang dalam ini, Lantai masjid sudah berkarpet. Kala sujud, tercium wangi khas karpet tersebut.Malam itu kami putuskan untuk sholat di dalam masjid. Tapi ruangan paling depan sudah sesak. Jemaah lain datang lebih awal dari kami. Setelah menyelinap di antar jemaah yang bersila, kami berdiri di shaf tengah. Posisinya lurus dari gerbang kami masuk.Malam kedua di masjid Nabawi memang terasa lebih ringan. Kami sudah mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan di sekitar rumah Allah ini. Tahu gerbang keluar dan lokasi shaf sholat yang masih kosong. Beberapa kali sholat di masjid ini, rasa nyaman serasa tak pernah pudar.

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment