633 Cash - Perburuan alien oleh para ilmuwan masih terus berlanjut meskipun bukti-bukti yang diungkapkan lemah. Dibumbui misteri, sosok alien memang selalu mengundang perhatian.Salah satunya adalah kerangka mungil sepanjang 15 sentimeter yang ditemukan di Gurun Atacama, Chille, pada tahun 2003.
Kerangka yang kemudian dinamakan Ata itu diduga alien dan telah membuat bingung ilmuwan selama bertahun-tahun.Para ilmuwan bingung dengan bentuk Ata yang tidak biasa. Kepalanya lonjong dan hanya memiliki 10 tulang rusuk.Tidak itu saja. Rongga mata Ata besar dan ditemukan masih terbungkus kain putih di dalam kantong kulit.Ata sempat diperjualbelikan di pasar barang antik sebelum dibeli oleh pengusaha asal Spanyol Ramón Navia-Osorio pada tahun 2012.Pada tahun 2013, Ata bahkan menjadi 'bintang' utama dalam film dokumenter alien berjudul Sirius.Namun, setelah melalui penelitian selama lima tahun, para ilmuwan akhirnya menemukan susunan genetika kerangka Ata.Menurut peneliti di Stanford University, San Francisco dan University of California, Ata sebenarnya adalah kerangka manusia yang mengalami mutasi genetika.Fakta lain tentang Ata adalah dia meninggal 40 tahun yang lalu. Kemungkinan dia adalah janin berjenis kelamin perempuan.Peneliti menduga Ata meninggal di dalam kandungan atau beberapa saat setelah dilahirkan.Dia menderita gangguan genetika yang menghambat pertumbuhannya, seperti dwarfisme dan gangguan tulang lainnya.
Kerangka yang kemudian dinamakan Ata itu diduga alien dan telah membuat bingung ilmuwan selama bertahun-tahun.Para ilmuwan bingung dengan bentuk Ata yang tidak biasa. Kepalanya lonjong dan hanya memiliki 10 tulang rusuk.Tidak itu saja. Rongga mata Ata besar dan ditemukan masih terbungkus kain putih di dalam kantong kulit.Ata sempat diperjualbelikan di pasar barang antik sebelum dibeli oleh pengusaha asal Spanyol Ramón Navia-Osorio pada tahun 2012.Pada tahun 2013, Ata bahkan menjadi 'bintang' utama dalam film dokumenter alien berjudul Sirius.Namun, setelah melalui penelitian selama lima tahun, para ilmuwan akhirnya menemukan susunan genetika kerangka Ata.Menurut peneliti di Stanford University, San Francisco dan University of California, Ata sebenarnya adalah kerangka manusia yang mengalami mutasi genetika.Fakta lain tentang Ata adalah dia meninggal 40 tahun yang lalu. Kemungkinan dia adalah janin berjenis kelamin perempuan.Peneliti menduga Ata meninggal di dalam kandungan atau beberapa saat setelah dilahirkan.Dia menderita gangguan genetika yang menghambat pertumbuhannya, seperti dwarfisme dan gangguan tulang lainnya.

0 comments:
Post a Comment