633 Cash - Para pecinta diving kini tak dapat lagi menikmati objek wisata patung yang berada di dalam Laut.
Sebab pemerintah Maldives (Republik Maladewa) telah menghancurkan patung tersebut yang dianggap sebagai berhala. Maldives dikenal sebagai negara yang memiliki banyak pantai indah serta pemandangan bawah laut dan tercatat lebih dari 700 ribu turis asing berkunjung ke negara ini setiap tahunnya.Namun Maldives adalah negara dengan mayoritas umat Islam, dan punya aturan main yang cukup strict bila sampai menyinggung masalah keimanan umat disana.Instalasi seni berupa patung di bawah laut yang berada di Resor Fairmont Maldives Sirru Fen Fush dan dibuat oleh Seniman Inggris Jason DeCaires Taylor. Akhirnya tidak bertahan lama setelah mendapatkan desakan dari kelompok religius Maldives.
Atas permintaan masyarakat melalui kelompok religius meminta agar patung yang berada di bawah laut itu segera dihancurkan. Karna bisa menjadi pemujaan berhala para penyelam ataupun nelayan lokal, meskipun sampai saat ini belum pernah dilaporkan kasus seperti itu.Presiden Abdulla Yameen pun akhirnya menyuruh Kepolisian untuk menghancurkan karya seni patung bawah laut ciptaan Jason. Foto-foto penghancuran Patung di Bawah Laut Maldives dipublikasikan oleh Kepolisian Maldives melalui laman Twitternya.Jason sang seniman juga baru mengetahui perihal penghancuran patung di dasar laut itu dari temannya yang tak sengaja melihat Postingan Twitter Kepolisian Maldives.“Saya benar-benar kecewa dan sakit hati setelah mendapati kabar kalau karya saya telah dihancurkan oleh Pemerintah Maldives. Tidak ada pemberitahuan, konsultasi atau dialog sekalipun. Jason juga menjelaskan kalau Patung bawah laut ciptaannya itu tidak ada memiliki arti religius, mewakili sejarah ataupun budaya.

0 comments:
Post a Comment