Saturday, June 1, 2019

MISTERI AMITYVILLE HOUSE RUMAH PALING ANGKER DI AMERIKA SERIKAT

Live303 - The Amityville House merupakan sebutan untuk rumah bergaya kolonial Belanda yang berlokasi di 112 Ocean Avenue, Long Island, New York, Amerika Serikat. Kisah menyeramkan di rumah ini berasal dari peristiwa yang terjadi pada tahun 1974. Pada saat itu, rumah ini ditempati oleh keluarga DeFeo yang berjumlah 7 orang.Pada suatu malam di tanggal 18 November 1974, Ronald DeFeo Jr.—anak sulung di keluarga tersebut—tiba-tiba menyeruak masuk ke sebuah bar dan mengatakan, “Seseorang menembak ibu dan ayahku,” sambil berteriak panik.
 MISTERI AMITYVILLE HOUSE RUMAH PALING ANGKER DI AMERIKA SERIKAT
 Pengunjung bar yang sedang ada di sana pun langsung heboh dan pergi menuju lokasi.Ronald DeFeo Jr. memberi laporan kepada polisi bahwa dia menemukan jasad ayah dan ibunya di lantai 2, dan menemukan juga jasad adik-adiknya di kamar yang lain. Korban pembantaian itu adalah: Ronald J. DeFeo (43), istrinya yang bernama Louise (42), dua anak laki-laki: John (9) dan Mark (12), serta dua putri mereka: Allison (13) dan Dawn (18). Semuanya tewas akibat luka tembak.Pada awalnya, warga sekitar bersimpati kepada Ronald DeFeo Jr. yang harus kehilangan seluruh anggota keluarganya dalam satu malam. Namun, setelah DeFeo Jr. diinterogasi oleh polisi selama 20 jam, akhirnya dia mengaku bahwa dialah yang membunuh semua anggota keluarganya. Ditanyai perihal motif pembantaian itu, DeFeo Jr. selalu mengatakan, "Suara-suara di dalam rumah itu yang membuatku melakukannya."Setelah DeFeo Jr. divonis hukuman penjara seumur hidup, rumah Amityville pun terbengkalai selama beberapa waktu. Setelah berselang 13 bulan semenjak peristiwa tersebut, kepemilikan rumah itu pun beralih kepada seorang pria bernama George Lutz yang pindah ke rumah itu bersama istrinya, Kathy Lutz, dan ketiga anaknya.Saat mereka baru pindah, keluarga Lutz mengundang seorang pemuka agama untuk memberkati rumah mereka. Pada saat pemuka agama tengah berada di rumah itu, dia mengatakan bahwa ada tangan tak terlihat yang memukulnya di ruang jahit. Selain itu, pemuka agama itu juga mendengar suara yang mengatakan, “Pergi dari sini!”, tanpa diketahui dari mana sumber suaranya. Dia juga tiba-tiba mengalami gejala flu dan tangannya pun mengeluarkan darah.Kehidupan keluarga Lutz pun dipenuhi dengan peristiwa-peristiwa yang tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Mereka diganggu oleh kekuatan gaib melalui penampakan, kesurupan, dan bahkan sampai serangan-serangan fisik. 

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment