Friday, June 21, 2019

MENELUSURI JEJAK REFORMASI LEWAT DUNIA DALAM BERITA DI MUSEUM MACAN

Live303 - Kecintaan masyarakat terhadap seni semakin menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Perkembangan media sosial menjadi salah satu dorongan terbesar bagi kaum urban untuk menggali informasi tentang seni semakin dalam. Sebagai salah satu museum yang kerap menghadirkan seniman dari dalam dan luar negeri,

 MENELUSURI JEJAK REFORMASI LEWAT DUNIA DALAM BERITA DI MUSEUM MACAN
Museum Macan kembali mempersembahkan pameran seni terbaru bertajuk 'Dunia dalam Berita' yang berlangsung pada 1 Mei - 21 Juli 2019.Pameran ini menghadirkan berbagai ulasan seputar sejarah sosial yang terjadi pada pertengahan tahun 1990 hingga 2000-an. Pada masa ini merupakan masa terberat bagi Indonesia karena begitu banyak perubahan sosial maupun politik yang terjadi. Dampak dari reformasi 1998 kian menguatkan ide-ide baru untuk menyajikan kreativitas dalam bentuk pameran seni. Para perupa melihat bahwa peranan dalam kehidupan berdemokrasi dengan segala gagasan dan informasi bisa beredar secara luas. Hal ini yang mendorong sejumlah media baru untuk membuka akses terhadap budaya populer global.Terdapat sepuluh perupa kontemporer dalam pameran seni ini. Di antaranya, Agus Suwage, FX Harsono, Heri Dono, I Gak Murniasih, I Nyoman Masriadi, Krisna Murti, Mella Jaarsma, S. Teddy D., Taring Padi, dan Tisna Sanjaya. Para perupa tersebut menyajikan berbagai karya mendalam tentang kehidupan sosial yang terjadi pada masyarakat Indonesia di masa reformasi.Televisi TVRI menjadi satu-satunya media yang merekam jejak sejarah Indonesia dari masa ke masa. Pada tahun 1990-an, TVRI memiliki program televisi yang berjudul 'Dunia dalam Berita'. Kemudian, pihak Museum Macan memutuskan untuk menjadikan nama program tersebut sebagai tema pameran seni. 'Dunia dalam Berita' juga menampilkan perupa dalam dua generasi yang berbeda, yakni perupa yang memiliki bahasa artistik seputar pengalamannya pada masa reformasi dan perupa yang lahir ketika masa itu terjadi untuk pembuatan gambar maupun grafis.Pameran seni ini seolah ingin menceritakan pada masyarakat luas tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada masa sebelum reformasi atau sesudahnya. Masyarakat harus tahu dan memahami bagaimana periode ini merupakan masa-masa yang sangat penting untuk perubahan Indonesia. Satu demi satu instalasi seni di sini bisa menerangkan kondisi maupun situasi yang terjadi kala itu. Perupa dengan sangat jeli menampilkan akses kebudayaan global melalui karakter visual.


Butuh tempat bermain JUDI BOLA ONLINE Silakan klik AGEN SBOBET IBCBET AGEN BOLA ONLINE AGEN SBOBET 25RB atau PREDIKSI PERTANDINGAN

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment